Sabtu, 11 April 2026

Jokowi Sebut Indonesia -Kenya Memiliki Kedekatan Historis

Kenya menurut Jokowi adalah sahabat penting Indonesia dan pemerintah akan terus berkomitmen untuk memperkuat kerja sama

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Kenya William Ruto di State House, Nairobi, Republik Kenya, pada Senin, (21/8/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Kenya William Ruto di State House, Nairobi, Republik Kenya, pada Senin, (21/8/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyebut bahwa Indonesia dan Kenya memiliki kedekatan historis sejak lama.

“Kenya dan Indonesia miliki kedekatan historis sejak KAA (Konferensi Asia Afrika) di Bandung, tahun 1955 dan Gerakan Non-Blok 1961,” ucap Presiden.

Kenya menurut Presiden adalah sahabat penting Indonesia. Pemerintah Indonesia  juga terus berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Kenya.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Kenya, Presiden membawa semangat untuk memperkuat kerja sama antarnegara selatan global seperti saat Konferensi Asia Afrika yang dilaksanakan di Bandung pada tahun 1955.

Baca juga: Jokowi Disambut Secara Kenegaraan oleh Presiden Kenya

“Spirit ‘Bandung’ inilah yang saya bawa ke Kenya, spirit untuk memperkokoh kerja sama antara negara-negara the global south,” ucapnya kepada Presiden Kenya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memaparkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Kenya terus makin erat melalui politik luar negeri Indonesia yang memberikan perhatian khusus terhadap kawasan Afrika dalam sembilan tahun terakhir.

“Indonesia juga terus berkomitmen untuk perkuat kerja sama dengan Kenya,” sambung Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk Republik Kenya Mohamad Hery Saripudin.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved