Kasus Dengue di Indonesia Naik Tajam, DBD Jadi Ancaman Bersama
Saat ini, jumlah kasus dengue di Indonesia telah mencapai 30 kali lebih banyak dibandingkan ketika pertama kali dilaporkan sekitar 50 tahun yang lalu.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dengue merupakan salah satu ancaman kesehatan utama masyarakat di dunia dan sebagai negara hiper-endemik, Indonesia adalah salah satu negara paling terdampak.
Saat ini, jumlah kasus dengue di Indonesia telah mencapai 30 kali lebih banyak dibandingkan ketika pertama kali dilaporkan sekitar 50 tahun yang lalu.
Pemerintah Indonesia pun menetapkan Strategi Nasional Penanggulangan Dengue (Stranas) 2021-2025 untuk menanggulangi dengue dan mencapai nol kematian akibat dengue pada tahun 2030.
Untuk mencapai strategi ini, dibutuhkan adanya kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti lintas Kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi profesi, masyarakat dan swasta.
Oleh karena itu, Kaukus Kesehatan DPR RI bersama dengan Kementerian Kesehatan didukung oleh Bio Farma, Takeda, dan World Mosquito Program dan pemangku kepentingan lainnya hari ini resmi meluncurkan Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue, yang bertujuan untuk membangun jaringan dan memperkuat komitmen pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan dengue di Indonesia.
Ketua Kaukus Kesehatan, DPR RI dan Ketua KOBAR Lawan Dengue dr. H. Suir Syam, M.Kes. MMR, dalam sambutannya mengatakan, Dengue berpotensi menyebabkan beban penyakit yang luar biasa bagi masyarakat maupun perekonomian negara.
Baca juga: PMI Pastikan Stok Trombosit Aman untuk Pasien DBD
Karena itu, semua pemangku kepentingan perlu bersatu dan bekerja sama dalam menanggulangi dengue.
“Bersama-sama, kita bisa mencapai nol kematian akibat dengue pada tahun 2030. Mari kita bersatu untuk membagikan pengetahuan, sumber daya, serta kepedulian kita akan bahaya penyakit dengue di Indonesia," kata dia Jumat (8/9/2023).
Ditambahkan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, pihaknya mengapresiasi seluruh pihak yang sama-sama peduli terhadap kesehatan masyarakat khususnya dalam melawan dengue.
"Hari ini kami meluncurkan Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue yang sejalan dengan Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021-2025. Koalisi ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Bersama-sama, kita mengubah strategi menjadi tindakan, dan melindungi kesehatan generasi masa depan," ujar dia.
Semua orang berisiko terkena dengue tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau gaya hidup.
Di Indonesia pada tahun 2022 yang lalu Jumlah kumulatif kasus dengue adalah sebanyak 143,266 (Insiden Rate: 52.12 per 100.000 penduduk) dan 1.235 kematian (Case Fetality Rate: 0.86 persen).
Sedangkan Pada tahun 2023 ini jumlah kumulatif kasus dengue di Indonesia sampai dengan Minggu ke-32 adalah 56.185 kasus (IR:: 20,44/100.000 penduduk) dan 409 kematian (CFR:0,73%).
Kasus dilaporkan oleh 462 Kab/Kota di 34 Provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/nyamuk-aedes-aegypti-vektor-pembawa-virus-dengue12.jpg)