Senin, 4 Mei 2026

Separatis Teroris Papua Bikin Kekacauan di Gome, Lari Terbirit-birit Ketika Satgas TNI Datang

Kelompok Separatis Teroris Papua kepergok Satgas TNI saat akan melakukan aksi teror di Tanah Merah, Kabupaten Puncak.

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
dok. TNI
Barang bukti 1 buah teropong jenis Baigish Rusia, 1 buah HT Kenwood, 1 buah ponsel Oppo, 1 ponsel polifonik Nokia, 2 buah senter, 1 buah headshet HT dan 1 buah teropong kecil diamankan Satgas TNI dari tangan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) saat akan aksi teror wilayah Tanah Merah (Gome) Kabupaten Puncak Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (10/11/2023), 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) selalu berupaya membuat kekacauan dan aksi teror kepada masyarakat di Papua.

Seperti yang baru saja terjadi di wilayah Tanah Merah (Gome) Kabupaten Puncak Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (10/11/2023), mereka akan melakukan teror ke masyarakat, namun kepergok TNI.

Hal itu menyebabkan terjadinya Kontak Tembak Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw dengan Kelompok Separatis Teroris Papua.

Sekitar pukul 07.37 WIT, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mendapatkan Informasi dari masyarakat setempat bahwa di salah satu honai yang ada di wilayah Tanah Merah terdapat pengumpulan sekitar 6 orang yang tidak dikenal dan gelagatnya mencurigakan akan melaksanakan gangguan keamanan.

Mengantisipasi hal tersebut, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga memerintahkan Danpos Gome Lettu Inf Reza Pahlawan dengan 3 Tim untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan di Tanah Merah.

Ketika Tim Satgas 300 mendekati Honai yang dicurigai tersebut, terdengar teriakan "lari-lari", kemudian 6 orang pria keluar dari Honai dengan membawa 1 Pucuk Senjata Laras Panjang sambil menembak ke arah personel TNI yang melakukan pemeriksaan.

“Kontak tembak berjalan singkat, kita terus kejar namun KSTP kabur meninggalkan Honai menuju hutan, dan setelah dilaksanakan pemeriksaan dalam Honai didapatkan HT, Teropong dan senter serta barang lainnya,” ujar Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw.

Baca juga: Kelompok Separatis Papua Kembali Bakar Rumah Penduduk dan Tembaki Aparat di Distrik Ilaga Papua

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan situasi keamanan wilayah Puncak masih dapat terkendali, masyarakatpun dapat beraktifitas normal.

“Laporan dari Satgas di wilayah Puncak memang benar kejadian tersebut, TNI sudah antisipasi dengan kesiapsiagaan untuk memberikan rasa aman di masyarakat, dan ini berkat informasi dari masyarakat,” jelas Nyoman.

Baca juga: Tim Nanggala TNI Satgas Damai Cartenz Tembak 5 Anggota Separatis Papua di Pegunungan Bintang

Barang bukti yang ditemukan, 1 buah teropong jenis Baigish Rusia, 1 buah HT Kenwood, 1 buah Handphone jenis Merk OPPO, 1 buah telepon genggam Polyponik jenis Merk Nokia, 2 buah senter, 1 buah Headshet HT dan 1 buah teropong kecil.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved