Jumat, 15 Mei 2026

Profil dan Sosok

Rusdi Kirana, S.E.

Rusdi Kirana seorang politisi dan pengusaha yang berhasil mendirikan maskapai penerbangan bertarif murah di Indonesia, Lion Air.

Tayang:
Penulis: David AdiAdi
Editor: Sri Juliati
KOMPAS.com/Rahel
PENDIRI LION AIR - Foto Rusdi Kirana saat diwawancarai oleh wartawan di Gedung MPR/DPR Jakarta pada 3 Oktober 2024. Berikut profil eks Duta Besar RI untuk Malaysia sekaligus pendiri maskapai Lion Air tersebut yang kini menjadi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2024 hingga 2029. 

TRIBUNNEWS.COM – Rusdi Kirana, S.E. seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2024 hingga 2029.

Pria yang akrab disapa Rusdi itu juga dikenal sebagai pengusaha dan pendiri dari salah satu maskapai penerbangan di Indonesia, Lion Air.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Malaysia hingga Anggota DPR RI.

Berikut profil Rusdi Kirana.

Kehidupan Pribadi 

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Rusdi Kirana lahir di Cirebon, Jawa Barat pada 17 Agustus 1963.

Saat ini, ia telah berusia 61 tahun.

Rusdi memiliki istri dan telah dikaruniai tiga anak.

Baca juga: Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana Dengarkan Aspirasi Warga Madiun di Padepokan Seni Kirun

Pendidikan

Rusdi Kirana diketahui pernah mengenyam pendidikan di Universitas Pancasila, Jakarta, dan berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi.

Karier

Perjalanan karier Rusdi Kirana dimulai usai ia lulus dari bangku kuliah.

Ia diketahui sempat menjadi calo tiket pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Kariernya di sini secara perlahan mulai naik. 

Pada tahun 1990, ia bersama kakaknya, Kusnan Kirana, memulai bisnis biro penjualan tiket dengan nama biro Lion Tour.

Bisnis penjualan tiket Lion Tour berkembang pesat. 

Pada tahun 2000, saat usianya memasuki ke-37 tahun, dengan modal 10 juta dolar AS, Rusdi Kirana membuka bisnis penerbangan dengan nama Lion Air sekaligus penggagas biaya penerbangan murah dengan tagline-nya We Make People Fly.

Saat itu, Rusdi mampu memesan 230 pesawat dari pabrikan Boeing senilai Rp 195,2 triliun. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved