Profil dan Sosok
Dr. Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang, M.Eng.
Inilah profil Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang, Direktur Utama PT PAL Indonesia yang merupakan pakar di bidang Transportasi Laut dan AI
TRIBUNNEWS.COM - Dr. Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang, M.Eng. adalah pakar di bidang Transportasi Laut dan Artificial Intelligence.
Kaharuddin Djenod merupakan Direktur Utama PT PAL Indonesia sejak 21 April 2021 silam.
Kaharuddin Djenod sebelumnya bekerja di beberapa perusahaan galangan kapal terbesar di dunia, seperti Shin Kurushima Dockyard, Mitsui Shipyard dan Mitsubishi Heavy Industries.
Hingga akhirnya, Kaharuddin Djenod kembali ke Indonesia dan mendirikan PT Terafulk Megantara Design, perusahaan swasta pertama di Indonesia yang bergerak di bidang desain kapal di tahun 2005.
Perusahaan tersebut berkembang pesat dan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dalam waktu 10 tahun di bawah kepemimpinannya.
Namanya pun dikenal sebagai teknokrat yang visioner.
Kaharuddin Djenod memimpin transformasi besar dengan memperkenalkan teknologi digital dan strategi manajemen galangan kapal modern di PT PAL Indonesia.
Mulai dari penerapan Industri Maritim 4.0, yang berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar internasional, kemudian PT PAL Indonesia berhasil keluar dari permasalahan keuangan yang telah membelit PT PAL Indonesia selama 20 tahun memproduksi berbagai kapal perang level tinggi hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan dari dalam dan luar negeri untuk membangun kapal perang.
Kehidupan Pribadi
Dilansir Wikipedia, Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang lahir pada 14 Maret 1971 di Surabaya.
Ia merupakan anak dari Otjan Daud Djenod Daeng Mallaja dan Roselin Trislan.
Baca juga: Harta Kekayaan Rosan Roeslani Menteri Investasi CEO Danantara, Capai Rp864 M & Punya Tanah 26 Tempat
Ayah Kaharuddin Djenod merupakan pria asal Makassar, sementara ibunya adalah wanita asal Surabaya.
Kaharuddin Djenod menikah dengan Fridayani Ruciaprima Sandiar dan dikaruniai 4 orang anak.
Pendidikan
Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang menamatkan pendidikan menengah di Makassar.
Bahkan dirinya juga sempat diterima di Jurusan Teknik Perkapalan Universitas Hasanuddin (1990).
Namun di tahun 1991, Kaharuddin Djenod memutuskan keluar setelah tiga bulan untuk mengejar studi di Jurusan Teknik Penerbangan di Institut Teknologi Bandung (ITB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Dr-Kaharuddin-Djenod-Daeng-Manyambeang-MEng.jpg)