Sabtu, 30 Agustus 2025

Bantuan Langsung Tunai

5 Bansos Cair pada Maret 2025 Selama Ramadhan, Ada Bansos untuk Guru Honorer?

Inilah daftar 5 bansos yang cair pada Maret 2025 selama bulan Ramadhan. Apakah termasuk bansos untuk guru honorer.

SURYA/PURWANTO
BANSOS MARET 2025 - Warga mendapatkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap kedua di Kelurahan Tunjungsekar, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (11/10/2023). Inilah daftar 5 bansos yang cair pada Maret 2025 selama bulan Ramadhan. Apakah termasuk bansos untuk guru honorer. 

Siswa yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan berasal dari keluarga kurang mampu berhak mendapatkan bantuan dengan besaran bantuan berbeda-beda.

Siswa SD

  • Rp 450.000 per tahun
  • Rp 225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir

Siswa SMP

  • Rp 750.000 per tahun
  • Rp 375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir

Siswa SMA

  • Rp 1.800.000 per tahun
  • Rp 500.000 – Rp.900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir

5. Bansos Beras 10 Kg

Selain menerima bansos berupa uang tunai, masyarakat juga akan mendapatkan bansos beras dalam program bantuan beras 10 kg Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Bantuan beras 10 kg diperuntukkan bagi 16 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang berada di desil satu dan dua.

Setiap bulannya, masyarakat menerima bansos beras sebesar 10 kg.

Andai bansos beras 10 kg juga disalurkan untuk 3 bulan sekaligus, maka masyarakat akan menerima 30 kg beras.

Ada Bansos untuk Guru Honorer?

Kemudian, apakah bansos untuk guru honorer juga akan cair pada Maret 2025?

Diketahui, pemerintah berencana memberikan bantuan uang tunai (cash transfer) kepada guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru honorer yang belum mendapat sertifikasi. 

Hal tersebut menjadi bagian dari peningkatan kesejahteraan guru yang tengah diprioritaskan.

Saat ini, Kemensos berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengonsolidasikan data guru non ASN dan non sertifikasi untuk menerima bansos dari Presiden. 

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan kolaborasi Kemensos dengan Kementerian Dikdasmen dan BPS dalam memadankan data guru untuk Bansos juga menjadi bagian dari pemutakhiran DTSEN. Ia menuturkan kolaborasi ini akan terus diperkuat.

"Data harus satu pintu, sehingga bisa disediakan data yang solid," kata Gus Ipul saat rapat soal DTSEN bersama BPS di kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Ia mengatakan pemadanan nama-nama guru yang akan diberikan Bansos dicek sesuai DTSEN. Sehingga, saat ditemukan nama ganda bisa langsung dicek sesuai NIK tunggal di DTSEN. 

"Dengan DTSEN kita bisa bersihkan dan buat lebih bagus," katanya. 

Sayangnya, jadwal pencairan bansos untuk guru non-ASN dan belum sertifikasi itu, belum diketahui hingga kini. Apakah akan cair selama Ramadhan atau malah sesudah Lebaran. Para guru dapat menunggu informasi lebih lanjut.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Yunita Rahmayanti)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan