Ridwan Kamil Klarifikasi, Ungkap Cuma Sekali Bertemu Lisa Mariana, Kejadian 4 Tahun Lalu
Ridwan Kamil memberikan klarifikasi soal isu perselingkuhannya. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya bertemu yang bersangkutan satu kali
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil buka suara soal isu perselingkuhannya.
Ridwan Kamil mengaku hanya bertemu satu kali dengan sosok perempuan diduga selingkuhannya itu, Lisa Mariana.
Pertemuan itu pun, kata Ridwan Kamil, hanya untuk membahas persoalan bantuan kuliah.
Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil dalam klarifikasinya di media sosial Instagram, @ridwankamil, Kamis (27/3/2025).
"Saya hanya bertemu yang bersangkutan satu kali, terkait permohonan bantuan kuliah," ujar Ridwan Kamil.
Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga menyebut Lisa Mariana telah hamil duluan saat bertemu dengannya.
Kejadian ini, lanjut Ridwan Kamil, sudah terjadi empat tahun yang lalu.
"Dan permasalahan 4 tahun lalu ini sudah diselesaikan melalui bukti-bukti akurat yang tidak terbantahkan, bahwa ia sudah hamil duluan saat bertemu dan karenanya yang bersangkutan sudah meminta maaf di hadapan keluarganya," tulis Ridwan Kamil.
Klarifikasi Lengkap Ridwan Kamil
Berikut klarifikasi lengkap Ridwan Kamil soal isu perselingkuhannya.
"Banyak sekali ujian kehidupan yang sedang saya lalui. Cukup melelahkan untuk menjelaskan satu persatu, Semoga saya bisa melaluinya dengan ridha dan perlindungan Allah SWT. Aamiin
Baca juga: Klarifikasi Ridwan Kamil soal Dugaan Perselingkuhan: Fitnah Keji Bermotif Ekonomi
KLARIFIKASI
Kemarin telah beredar kabar bahwa ada pihak yang mengaku memiliki anak dari saya. Saya perlu sampaikan bahwa, ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji bermotif ekonomi yang didaur ulang.
Saya hanya bertemu yang bersangkutan satu kali, terkait permohonan bantuan kuliah. Dan Permasalahan 4 tahun lalu ini sudah diselesaikan melalui bukti-bukti akurat yang tidak terbantahkan, bahwa ia sudah hamil duluan saat bertemu dan karenanya yang bersangkutan sudah meminta maaf di hadapan keluarganya.
Yang saya tidak pahami adalah mengapa sekarang dimunculkan lagi, atas motivasi yang saya tidak pahami. semoga yang bersangkutan diberikan hidayah.
Karenanya untuk kali ini, saya akan menggunakan tim hukum, untuk mewakili saya dalam permasalahan ini, sehingga bukti-bukti akurat terkait kebohongan fitnah ini bisa diperlihatkan kembali pada waktu yang dibutuhkan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.