Minggu, 10 Mei 2026

Mudik Lebaran 2025

Malam Ini Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran 2025, Kapolri Minta Petugas Lapangan Siaga

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam hingga Sabtu dini hari.

Tayang:
Tribunjabar.id/Ahya Nurdin
MUDIK LEBARAN 2025 - Suasana kendaraan arus mudik di Tol Cipali Subang, Rabu (26/3/2025). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam hingga Sabtu dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam hingga Sabtu dini hari.

Untuk itu, Sigit meminta jajarannya di lapangan untuk siap siaga dalam menghadapi puncak arus mudik.

“Dan khususnya pola dari masyarakat yang melaksanakan mudik akan mencapai puncaknya pada saat menjelang subuh atau pasca sahur,” ungkap Sigit, Jumat, dikutip dari keterangan resmi. 

Sigit mengatakan, sejauh ini sudah ada 54,2 persen yang meninggalkan Jakarta dan mengarah ke timur.

Pantau Arus Mudik

Sementara itu, menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Kapolri memantau langsung situasi Tol Jakarta-Cikampek, Jumat. 

Pemantauan dilakukan menggunakan helikopter saat penerapan contraflow.

Berdasarkan pantauan udara, terlihat arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek ramai lancar. 

Setelah melakukan pemantauan udara, Sigit menggelar rapat koordinasi dengan jajaran dan Dirut Jasa Marga Tollroad Operator.

Rapat dilakukan di kantor Pengelola Jasa Marga yang berada di Km 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama).

Dalam rapat tersebut, Sigit mendengarkan paparan dari Dirut Jasa Marga dan Dirlantas Polda Jabar terkait update perkembangan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2025.

Baca juga: 54,2 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta, Kapolri Prediksi Puncak Mudik Terjadi Malam Ini

Dilanjutkan dengan tanggapan-tanggapan dari stakeholder.

Sebelumnya, Kapolri mengatakan, sejak tadi malam telah diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way.

“Sempat dilakukan tiga kali perubahan one way yang awalnya dari Kilometer 47 sampai dengan 70, kemudian karena kepadatan yang meningkat, sehingga kemudian dilaksanakan one way yang kedua di KM 70 sampai dengan 188."

"Dan menjelang pagi dilaksanakan one way sampai dengan KM 161, dan tadi pagi dilaksanakan black out untuk menarik one way dari KM 70 sampai dengan KM 414 Kalikangkung,” ujar Sigit.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama akademisi, jumlah pemudik pada Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang, atau sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Angka ini, menunjukkan penurunan sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 193,6 juta pemudik.

(Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved