Minggu, 17 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Jokowi dan Penuduh Ijazah Palsu Akan Saling Gugat

Rencana saling gugat terjadi antara Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dengan pihak penuduh ijazahnya palsu.

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/AHMAD SYARIFUDIN
GERUDUK RUMAH JOKOWI -Sekelompok massa mendatangi kediaman Mantan Presiden Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (16/4/2025). Mereka meminta menunjukkan ijazah palsu. 

TRIBUNNEWS.COM - Rencana saling gugat terjadi antara Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dengan pihak yang menuduh ijazahnya palsu.

Diketahui, kediaman Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah digeruduk sejumlah massa pada Rabu (16/4/2025).

Massa penggeruduk kediaman Jokowi untuk meminta sang mantan Wali Kota Solo menunjukkan ijazahnya.

Tetapi, Jokowi hanya bersedia menunjukkannya di hadapan awak media.

Diberitakan Tribun Solo, Jokowi melalui ajudannya mempersilahkan para awak media masuk ke kediaman sekitar pukul 09.00 WIB.

Para awak media kemudian dipersilakan duduk dan berbincang santai.

Jokowi lalu menunjukkan ijazah yang kini sedang digugat. Bahkan ijazahnya dari SD hingga kuliah ditunjukkan.

Ijazah tersebut masih dalam kondisi baik dan terawat.

Menurut pandangan Tribun Solo, ijazah yang ditunjukkan Jokowi mirip dengan foto yang diunggah Politisi PSI Dian Sandi Utama di platform X.

Jokowi Pertimbangkan Langkah Hukum

Jokowi berencana membawa polemik keaslian ijazahnya ke ranah hukum.

Baca juga: Mahfud MD: Publik Berhak Lihat Ijazah Jokowi, Kalau Tak Mau, Komisi Informasi Bisa Mengadili

Ia merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya.

“Saya mempertimbangkan karena ini sudah menjadi fitnah dimana-mana, pencemaran nama baik, saya mempertimbangkan untuk melaporkan ini, membawa ini ke ranah hukum,” ungkapnya usai menemui massa di kediaman, Rabu (16/4/2025).

Jokowi belum mengatakan siapa saja pihak yang akan digugat.

“Nanti biar disiapkan oleh kuasa hukum. Nanti akan segera putuskan. Nanti kuasa hukum yang akan melihat,” tuturnya.

Pada momen rumahnya digeruduk, Jokowi menerima empat perwakilan kelompok massa karena ingin bersilaturahmi.

Tetapi, Jokowi menolak menunjukkan ijazah di hadapan mereka.

“Ya alhamdulillah sudah saya terima tadi di dalam rumah. Dan apa pun beliau ingin silaturahmi tentu saya terima dengan baik."

"Kemudian yang kedua beliau mau meminta untuk bisa saya menunjukkan ijazah asli saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan kepada mereka. Dan juga tidak ada kewenangan mereka untuk mengatur saya untuk menunjukkan ijazah asli yang dimiliki,” jelasnya.

TPUA Akan Gugat ke Komisi Informasi Publik

Sementara itu Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang mendatangi kediaman Jokowi akan menggugat mantan Gubernur DKI Jakarta itu melalui Komisi Informasi Publik.

Wakil Ketua TPUA Rizal Fadilah menjelaskan Jokowi merupakan mantan Presiden dan Anggota Dewan Pengarah BPI Danantara. Sehingga, informasi yang berkaitan dengan yang bersangkutan bisa diakses publik.

“Berarti pejabat publik yang tidak bisa lepas dari statusnya pada saat menjabat pemimpin. Sehingga kita berhak untuk meminta dibuka."

"Bukan dalam pengadilan umum tapi oleh komisi informasi publik. Itu bisa aja UGM bisa Pak Jokowi diminta terbuka,” jelasnya.

Selain itu, ia juga telah melayangkan gugatan ke Bareskrim Polri.

Berbagai temuan telah dilampirkan dalam gugatan ini.

“TPUA sudah melaporkan ke Bareskrim tentang dugaan tadi. Bareskrim sudah banyak bukti kita sampaikan. Sehingga ada temuan baru berkaitan dengan keraguan keaslian ijazah dan skripsi akan kita masukkan,” terangnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tak Diperlihatkan Ijazah Asli Jokowi di Solo, TPUA Akan Gugat Lewat Keterbukaan Informasi Publik.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto, TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved