Minggu, 10 Mei 2026

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Bertemu PM Thailand, Prabowo Bahas Kejahatan Penipuan Online dan Perdagangan Manusia

Presiden Prabowo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Istimewa
KUNJUNGAN PRESIDEN - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok Senin, (19/5/2025). Ia membahas sejumlah isu termasuk tindak kejahatan lintas negara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan resmi ke Thailand, Senin (19/5/2025).

Dalam agenda kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok.

Sejumlah potensi kerja sama dibahas kedua pemimpin dalam pertemuan tersebut. 

Di antaranya yakni dalam sektor keamanan dan pertahanan.

"Dalam kerja sama keamanan dan pertahanan, kami membahas masalah kejahatan lintas negara," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan.

Baca juga: Kunjungan PM Albanese ke RI: Apa Saja yang Dibahas dengan Presiden Prabowo?

Kedua pemimpin menyoroti maraknya tindak kejahatan lintas negara mulai penipuan daring, hingga perdagangan Narkotika.

"khususnya jaringan penipuan online dan juga perdagangan manusia, serta perdagangan Narkotika," katanya

Presiden dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Thailand dalam menangani masalah tersebut dan mengembalikan warga negara Indonesia yang menjadi korban.

Baca juga: Prabowo Disambut Hangat di Kantor PM Thailand Untuk Gelar Pertemuan Bilateral

"Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama keamanan melalui kunjungan dan dialog yang lebih erat antara pemimpin dan antara lembaga," katanya.

Selain itu, Prabowo mengatakan Indonesia ingin meningkatkan kolaborasi keamanan dan pertahanan dengan Thailand mulai dari Maritim hingga ruang sumber.

"Keamanan maritim, penguatan upaya kontra terorisme, kerja sama keamanan siber, dan peningkatan latihan-latihan militer bersama dan kerja sama industri pertahanan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved