12 Juli Memperingati Hari Apa? Ada Hari Koperasi Indonesia, Ini Sejarahnya!
Inilah penjelasan 12 Juli memperingati hari apa. Di tanggal 12 Juli setiap tahunnya ada perayaan Hari Koperasi Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 12 Juli 2025 memperingati hari apa?
Tanggal 12 Juli tiap tahunnya ternyata memperingati Hari Koperasi Indonesia.
Hari Koperasi Indonesia di tahun 2025 telah memasuki 78 tahun.
Hari Koperasi Indonesia tahun 2025 memiliki tema Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur.
Lantas, bagaimana sejarah Hari Koperasi Indonesia?
Kelahiran Hari Koperasi Indonesia bermula dari kongres bersejarah di Tasikmalaya pada tahun 1947 silam.
Tonggak sejarah terukir pada 12 Juli 1947, ketika para tokoh pergerakan koperasi bersepakat mendirikan organisasi tunggal yang bernama Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).
Momen ini kemudian dijadikan sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Mengutip laman Kemendikdasmen, pada tahun 1953, SOKRI berganti nama menjadi Dewan Koperasi Indonesia.
Lembaga ini menjadi motor penggerak koperasi-koperasi di seluruh pelosok Nusantara.
Sejak saat itu, gerakan koperasi di Indonesia terus mengalami perkembangan yang pesat.
Baca juga: 7 Pidato Teks Amanat Pembina Upacara di Hari Pertama Sekolah 2025
Koperasi-koperasi bermunculan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri, hingga jasa.
Peran mereka tidak hanya sebagai wadah kegiatan ekonomi rakyat, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Pada era modern saat ini, koperasi di Indonesia terus melakukan transformasi untuk mengikuti perkembangan zaman.
Banyak koperasi yang mulai menerapkan sistem digital dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas jangkauan layanannya.
Namun, di balik kemajuan tersebut, semangat dan prinsip dasar koperasi tetap terjaga.
Koperasi masih memegang teguh nilai-nilai seperti kebersamaan, kemandirian, dan kepedulian terhadap anggota serta masyarakat sekitar.
Sejarah Pembentukan Koperasi di Indonesia
Pembentukan koperasi di Indonesia bermula dari banyaknya pegawai negeri yang tersiksa dan menderita akibat bunga terlalu tinggi dari rentenir pemberian pinjaman uang.
Pada tahun 1896, Patih Kabupaten Purwokerto, R. Aria Wirya Atmaja pertama kali memperkenalkan koperasi di Indonesia.
R. Aria Wirya Atmaja mendirikan bank untuk para pegawai negeri, yaitu koperasi kredit dengan mengadopsi sistem yang ada di Jerman.
Mengutip laman Kelurahan Sidomulyo, sewaktu mengunjungi Jerman, asisten residen Belanda bernama De Wolffvan Westerrode merespons tindakan Patih R. Aria Wirya.
Di mana ia menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan, dan Pertanian.
Setelah itu, koperasi mulai cepat berkembang di Indonesia.
Hal ini juga didorong sifat orang-orang Indonesia yang cenderung bergotong royong dan kekeluargaan sesuai dengan prinsip koperasi.
Bahkan, untuk mengantisipasi perkembangan ekonomi yang berkembang pesat, pemerintahan Hindia-Belanda pada saat itu mengeluarkan peraturan perundangan tentang perkoperasian.
(Tribunnews.com/Whiesa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/HARI-KOPERASI-INDONESIA-12072025.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.