Selasa, 9 Juni 2026

Prabowo: Indonesia dan Malaysia Komitmen Selesaikan Masalah Lewat Dialog, Termasuk soal Perbatasan

Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menyelesaikan berbagai isu bilateral dengan Malaysia melalui jalur damai dan dialog.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Taufik Ismail
BERTEMU EMPAT MATA - Presiden Prabowo Subianto  bertemu empat mata dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menyelesaikan berbagai isu bilateral dengan Malaysia melalui jalur damai dan dialog.

Hal itu disampaikan Presiden dalam pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

“Saya kira masalah-masalah mendasar, kita ingin juga meneruskan hal-hal yang sudah baik, yang kita selesaikan. Saya kira kita akan selesaikan masalah perbatasan dan sebagainya,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menekankan bahwa prinsip utama Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara tetangga, khususnya Malaysia, adalah menyelesaikan persoalan melalui mekanisme musyawarah.

“Intinya, kita ingin menyelesaikan selalu dengan konsultasi, mediasi saya ulangi, konsultasi, negosiasi, musyawarah," katanya.

Menurut Prabowo, kedekatan historis dan kultural antara Indonesia dan Malaysia menjadi landasan kuat untuk mempererat kerja sama kedua negara.

"Saya kira itu prinsip kita. Bagi kita negara dengan latar belakang sama, budaya, agama, satu rumpun, satu budaya," pungkasnya.

Prabowo Puji Anwar Ibrahim

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memuji PM Anwar yang telah berhasil melakukan mediasi dalam konflik antara Kamboja dan Thailand.

"Saya ingin mengucapkan selamat atas kepimpinan leadership daripada Dato Seri memimpin ASEAN. Bapak berhasil dalam mediasi, berhasil mencapai gencatan senjata dalam konflik antara Thailand sama Kamboja. Ini suatu patut kita syukuri," kata Prabowo.

Penyelesaian konflik Kamboja dan Thailand yang dimotori Malaysia tersebut, kata Prabowo, merupakan suatu kemajuan besar di ASEAN.

"Terima kasih ini suatu breakthrough yang sangat penting. Kita ingin ASEAN selalu menyelesaikan konflik dengan damai, dengan konsultasi, musyawarah, negosiasi," katanya. 

Indonesia, kata Prabowo, siap membantu dalam meredakan atau menyelesaikan konflik antara dua negara di ASEAN tersebut.

"Kami siap membantu. Dimana pun kita siap Dato Seri Anwar Ibrahim sebagai tidak hanya Perdana Menteri Malaysia, tapi sebagai Ketua ASEAN saat ini," pungkasnya.

Lima hari berperang di perbatasan, Thailand dan Kamboja resmi mengadakan gencatan senjata, Selasa (29/7/2025) dini hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved