Jumat, 29 Agustus 2025

Festival Pacu Jalur

Wapres Gibran Sebut Tarian Pacu Jalur Sebagai Warisan Kebudayaan yang Mendunia

Gibran Rakabuming Raka, mengaku senang tarian pacu jalur viral tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
KOMPAS.COM/Dok. Mahviyen Trikon Putra
MENGENAL AURA FARMING - Pacu Jalur tingkat rayon di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (3/7/2025). Berikut penjelasan tentang apa itu aura farming yang saat ini ramai di media sosial. Gibran Rakabuming Raka, mengaku senang tarian pacu jalur viral tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengaku senang tarian pacu jalur viral tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia.

Hal itu disampaikan Gibran saat membuka lomba Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau (20/8/2025).

Baca juga: Festival Pacu Jalur 2025 Siap Digelar: Cek Rute, Parkir, dan Jadwal untuk Nikmati Momen Seru

Gibran mengatakan dirinya dan Presiden Prabowo Subianto sudah bertemu dengan penari cilik Pacu Jalur, Rayyan Arkan Dikha saat HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta.  

Gibran dan Presiden mengaku senang tarian tersebut viral hingga luar negeri.

"Tadi ada beberapa sudah ketemu, kemarin pada waktu 17 Agustus juga sudah bertemu dengan saya, dengan Bapak Presiden dan kita senang sekali sekali lagi tariannya sudah viral, sudah mendunia," katanya.

 

 

Gibran menekankan pentingnya merawat warisan kebudayaan tersebut agar terus berkembang dan semakin menarik wisatawan.

"Harapannya ke depan bisa kita rawat terus ya warisan kebudayaan ini, kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi," katanya.

Wapres juga menyoroti kehadiran sejumlah duta besar negara sahabat yang ikut menyaksikan langsung jalannya Festival Pacu Jalur 2025. 

Kehadiran duta besar tersebut menunjukkan bahwa pacu jalur sudah dikenal luas.

"Tadi saya lihat banyak dubes-dubes juga yang ikut menyaksikan. Jadi ini saya kira event yang luar biasa sekali," katanya.

Sebelumnya tarian "aura farming" penari cilik Pacu Jalur, Rayyan Arkan Dikha, viral terutama setelah lagu yang berjudul "Young, Black & Rich" yang dibawakan oleh rapper Melly Mike dijadikan latar musik di  media sosial.

Sejumlah nama besar turut mengangkat nama Pacu Jalur, mulai dari anggota BTS Kim Taehyung dan Jungkook, grup K-Pop NCT Wish, ENHYPEN,  hingga RIIZE. 

Selain itu, musisi internasional Steve Aoki, pembalap MotoGP Marc Márquez, bintang sepak bola dunia Neymar, bahkan Angkatan Laut Singapura juga disebut ikut meramaikan gaung Pacu Jalur.

Mengenal Tarian Pacu Jalur

Tarian Pacu Jalur adalah bagian tak terpisahkan dari tradisi Pacu Jalur, perlombaan perahu panjang khas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau

Tarian ini bukan hanya hiburan, ia adalah simbol semangat, identitas budaya, dan kekompakan masyarakat Melayu Kuantan.

Asal-usul Tarian Pacu Jalur berakar dari kesenian tradisional Melayu Kuantan.

Tarian ini dulunya digunakan untuk menyambut tamu kehormatan, merayakan panen, atau menyemangati pasukan sebelum berangkat ke medan laga.

Dalam konteks Pacu Jalur, tarian ini menjadi penghormatan terhadap leluhur dan sungai, serta pemompa semangat bagi para pendayung.

Gerakannya menggambarkan kegembiraan, semangat juang, dan kebersamaan, sering diiringi musik tradisional seperti gendang, gong, dan serunai.

Penari yang disebut anak coki berdiri di ujung perahu jalur, mengenakan kostum adat Melayu lengkap dengan hiasan kepala dan kain songket berwarna cerah.

Mereka menari dengan gerakan khas yang kini dikenal sebagai “Aura Farming”, sebuah gaya mengipas-ngipas penuh ekspresi yang viral di media sosial dan ditiru oleh selebriti dunia seperti Neymar dan Jungkook BTS3.

Tarian ini tampil memukau di Istana Merdeka saat HUT ke-80 RI, di mana Presiden Prabowo dan para pejabat ikut bergoyang mengikuti irama tarian.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan