Profil dan Sosok
Sosok Bobby Rasyidin, Dirut Baru KAI Diperiksa KPK Soal Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dirut KAI Bobby Rasyidin terkait kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi Pertamina.
Penulis:
David AdiAdi
Editor:
Tiara Shelavie
Sebelum menjadi Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin tercatat pernah menjabat di sejumlah posisi strategis di beberapa perusahaan.
Ia diketahui pernah menjadi Komisaris PT LEN Industri (Persero), Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID. Pengangkatannya berdasarkan NOMOR SK-39/MBU/02/2025 tanggal 21 Februari 2025.
Bobby Rasyidin sendiri bukan orang baru di LEN Industri. Sebelum jadi Komisaris, Bobby merupakan Direktur Utama Len Industri sejak 2021 hingga 2025 dan juga sempat menjadi Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk.
Adapun sejak Juni 2020, Bobby menjabat Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama pada 2016, Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia 2016-2019, Komisaris Utama PT Indonesian Cloud 2019-2021.
Lalu, Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia 2016-2021, dan juga pernah mengisi posisi sebagai Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia pada 2012-2015.
Berikut rekam jejak karier Bobby Rasyidin:
- Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia (2012-2015)
- Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016-2021)
- Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2016)
- Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia (2016-2019)
- Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019-2021)
- Direktur Utama Len Industri (2021-2025)
- Komisaris PT LEN Industri Persero (21 Februari-12 Agustus 2025)
- Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) per 13 Agustus 2025 hingga sekarang.
Baca juga: KAI Buka Rekrutmen untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Berikut Syarat dan Cara Pendaftarannya
Harta Kekayaan
Dikutip dari e-LHKPN KPK. Bobby Rasyidin tercatat memiliki harta kekaayan mencapai Rp 37.883.318.258.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.