Demo Buruh
IM57+ Institute Tuntut Kapolri dan Presiden Bertanggung Jawab atas Kematian Ojol Affan Kurniawan
Affan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Baraccuda Brimob saat unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta.
Penulis:
Ilham Rian Pratama
Editor:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — IM57+ Institute menuntut pertanggungjawaban pidana hingga ke level Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan Presiden atas tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.
IM57+ Institute (singkatan dari Indonesia Memanggil 57 Plus Institute) adalah organisasi gerakan antikorupsi yang dibentuk oleh para mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diberhentikan pada 30 September 2021 karena tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Affan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Baraccuda Brimob saat unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025) malam.
Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyatakan bahwa tindakan aparat yang menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil tidak bisa dianggap sebatas kecelakaan, melainkan tindakan brutal yang harus diproses secara pidana.
"Kami mengecam dan menuntut adanya proses penegakan hukum dan bukan hanya etik kepada aparat Kepolisian yang melakukan kekerasan," ujar Lakso dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).
"Pada video secara jelas menunjukkan adanya upaya yang menyalahi prosedur dan bahkan sudah diperingatkan oleh massa tapi tetap dilanjutkan. Aparat yang terlibat harus diproses secara pidana karena tindakan ini merupakan kriminal," imbuhnya.
IM57+ Institute, memandang insiden ini sebagai ancaman serius bagi iklim demokrasi dan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menurut Lakso, yang juga merupakan mantan penyidik KPK, penanganan brutal terhadap demonstran akan memukul mundur kebebasan berpendapat yang menjadi esensi dari demokrasi.
Oleh karena itu, pertanggungjawaban harus dilakukan secara jelas hingga ke tingkat pimpinan tertinggi.
"Tindakan penanganan dengan brutal ini berbahaya bagi iklim demokrasi dan anti-korupsi sehingga pertanggungjawaban harus dilakukan secara jelas, termasuk pada level Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia," tegasnya.
Kronologi dan Respons Pihak Berwenang
Affan Kurniawan (21) menjadi korban tewas dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada Kamis malam.
Berdasarkan video yang beredar luas, korban terlindas rantis Baraccuda Brimob saat aparat berusaha membubarkan massa.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun nyawanya tidak tertolong.
Jenazah Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025) pagi, diiringi oleh rekan-rekannya sesama pengemudi ojek online.
Menanggapi insiden ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada keluarga korban saat menemui mereka di RSCM pada Jumat dini hari.
"Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang mendalam dan minta maaf dari institusi kami. Kami akan tindaklanjuti peristiwa yang terjadi," ujar Jenderal Sigit.
Divisi Propam Polri juga telah bergerak cepat dengan mengamankan dan memeriksa tujuh anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut.
Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.
Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, juga menyampaikan permohonan maaf dan meminta aparat kepolisian untuk lebih sabar serta berhati-hati dalam menangani unjuk rasa.
"Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian. Tentu nya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan," kata Prasetyo.
Demo Buruh
Konsentrasi Massa Terjadi di Kwitang Senen Jakarta, Warga dan Driver Ojol Kepung Markas Brimob |
---|
Pramono Pastikan Pemprov Bantu Proses Pemulasaran & Pemakaman Affan Driver Ojol Korban Rantis Brimob |
---|
Pemprov Jakarta Beri Fasilitas Pemakaman untuk Driver Ojol Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak |
---|
Petugas Mulai Gali Makam Affan Kurniawan Ojol yang Ditabrak Mobil Brimob, di TPU Karet Bivak Jakarta |
---|
Aksi Demo Ricuh: 10 Polisi Terluka, 7 Polisi Ditangkap, Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.