Seputar Polri
Aiptu Budi Wahono, Polisi Sragen yang Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa
Bhabinkamtibmas Polsek Plupuh, Aiptu Budi Wahono konsisten berbagi lewat Rumah Peduli Yatim dan Dhuafa yang didirikan sejak lima tahun lalu.
TRIBUNNEWS.COM - Sosok Aiptu Budi Wahono, Bhabinkamtibmas Polsek Plupuh, Sragen, menjadi teladan nyata kepedulian polisi terhadap masyarakat. Sejak lima tahun lalu, ia mendirikan Rumah Peduli Yatim dan Dhuafa di Dukuh Balairakyat RT 15, Desa Somomorodukuh, Kecamatan Plupuh.
Melalui rumah peduli tersebut, Aiptu Budi rutin menyalurkan santunan kepada 60 penerima manfaat setiap bulan. Mereka terdiri atas 43 anak yatim dan dhuafa, serta 17 janda dhuafa. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, peralatan sekolah, hingga uang tunai.
Dana untuk kegiatan sosial ini sebagian besar berasal dari gaji pribadi Aiptu Budi. Ia juga mengembangkan kerja sama dengan kelompok peternak kambing lokal yang dikelolanya bersama warga. Hasil dari usaha ini turut menopang biaya operasional yayasan.
“Tidak banyak yang kami lakukan, kami hanya meyakini, semua kebaikan akan dibalas dengan kebaikan,” ungkap Aiptu Budi.
Selain menyalurkan bantuan rutin, Aiptu Budi juga memantau perkembangan anak-anak yatim yang menjadi binaannya. Beberapa diantaranya bahkan berhasil melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dengan dukungan beasiswa.
Baca juga: Cerita Aiptu Biyanto yang Jaga Keamanan Sambil Merawat Tradisi Andong
Tak hanya berhenti di pemberian santunan, Aiptu Budi juga berupaya memberdayakan masyarakat sekitar. Salah satunya dengan program ternak kambing, di mana warga diberi modal sepasang kambing untuk dikembangkan. Setelah berhasil mandiri, modal kambing dikembalikan agar dapat dimanfaatkan warga lain yang membutuhkan.
Atas dedikasi sosialnya, Aiptu Budi sempat menerima penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas Teladan Polres Sragen sekaligus Bhabin Candi Polda Jateng pada 2020.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi memberikan apresiasinya atas kegiatan humanis yang dilaksanakan Aiptu Budi dan berharap yang dilakukan Aiptu Budi dapat menjadi inspirasi dan ladang amal bagi personel lainnya.
“Upayanya telah menginspirasi banyak pihak untuk turut peduli dan berbagi kepada sesama. Dengan kegiatan rutin seperti ini, Aiptu Budi membuktikan bahwa seorang anggota Polri dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di lingkungannya,” tutup AKBP Petrus.
Rumah Peduli Yatim dan Dhuafa yang digagas Aiptu Budi kini menjadi pusat kegiatan sosial dan harapan baru bagi warga kurang mampu. Dedikasinya menegaskan bahwa pengabdian Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Baca juga: Aiptu Sarifudin Sisihkan Gaji untuk Bantu Warga, Wujudkan Bahagia dengan Berbagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Polisi-Peduli-Aiptu-Budi-Wahono-dengan-dirikan-Rumah-Peduli-Yatim-dan-Dhuafa.jpg)