Minggu, 17 Mei 2026

Reformasi Polri

Lemkapi Harap Tim Transformasi Reformasi Polri Segera Bekerja Agar Kinerja Kepolisian Semakin Baik

Menurut Edi Hasibuan, secara umum, reformasi sudah banyak dilakukan institusi Polri agar kinerjanya semakin baik.

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
TIM REFORMASI POLRI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ditemui usai meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Polri di Lapangan Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyambut baik pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyambut baik pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Lemkapi adalah lembaga independen yang didirikan pada tahun 2016 oleh Dr Edi Saputra Hasibuan, setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai komisioner Kompolnas periode 2012–2016.

Baca juga: Tim Transformasi Berisi Anggota Polri, ISESS: Analoginya Tak Mungkin Dokter Operasi Dirinya Sendiri

Lemkapi berperan sebagai think tank yang fokus pada isu-isu strategis seputar kepolisian, hukum, dan keamanan, termasuk melakukan kajian dan riset terhadap kinerja Polri hingga memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan profesionalitas dan pelayanan publik oleh kepolisian.

Menurut Edi, Kapolri menunjuk Komjen Pol Chryshnanda sebagai Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 jenderal dan perwira menengah polisi terbaik Polri.

Baca juga: Mahfud Setuju Gabung ke Tim Reformasi Polri Bentukan Prabowo usai Bertemu Seskab Teddy

"Kita sambut baik dibentuknya Tim Transformasi  Reformasi Polri yang dibentuk Kapolri. Melihat sosok Ketua Tim Komjen Pol Chrysnanda selama ini dinilai  berintegritas baik. Dia juga merupakan guru besar ilmu kepolisian di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian). Tim Polri ini  diyakini akan bekerja maksimal dalam memperbaiki  kinerja Polri agar ke depan semakin baik," kata Edi Hasibuan di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Edi Hasibuan yang merupakan mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengatakan tim Transformasi  Reformasi Polri ini dibentuk Kapolri untuk merespons keinginan masyarakat yang disampaikan kepada Presiden soal perlunya reformasi Polri.

Melihat harapan dan masukan masyarakat,  Kapolri kemudian membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri dengan harapan bisa membantu dan melakukan koordinasi dengan tim Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Edi Hasibuan, secara umum, reformasi sudah banyak dilakukan institusi Polri agar kinerjanya semakin baik.

Ketua Program Studi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini melihat selama ini Kapolri terus berupaya melakukan pembenahan.

Kapolri secara terbuka kerap menerima masukan masyarakat dan menjadikan kritikan publik sebagai bahan evaluasi Polri.

"Kita harapkan Tim Transformasi Reformasi Polri ini segera bekerja dan kita harapkan kinerja Polri semakin bagus," ujar Ketua Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) ini.

Menurut Edi Hasibuan, berdasarkan penelitian Lemkapi, reformasi struktural dan instrumental Polri sudah berjalan baik.

Namun demikian, untuk reformasi kultural Polri masih perlu ditingkatkan.

"Kita dukung Polri terus melakukan pembenahan untuk peningkatan kinerjanya," ucap dia.

Polri resmi membentuk tim transformasi reformasi Polri yang beranggotakan 52 orang sesuai dengan Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 tertanggal 17 September 2025.

Dalam surat itu, Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk menjadi ketua tim transformasi reformasi Polri.

Sementara, untuk wakilnya yakni Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak dan Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Susilo Teguh Raharjo.

Baca juga: Tim Reformasi Polri Beranggotakan 9 Orang, Ada Mantan Kapolri Hingga Mahfud MD

"Yang jelas tentunya Polri terus mengikuti perkembangan yang ada, apa yang menjadi harapan masyarakat dan tentunya kita terus melakukan upaya reformasi terhadap hal-hal yang harus kita perbaiki, baik dari sisi operasional, instrumental, kemudian dari sisi pengawasan, dari sisi-sisi yang memang selalu menjadi perhatian publik," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah menghadiri HUT ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, Polri juga mempersiapkan tim internal untuk membantu tim Reformasi Kepolisian melakukan evaluasi terhadap seluruh program yang sudah dilaksanakan.

Sehingga, diharapkan pada saatnya nanti masukan-masukan, perbaikan yang diberikan segera bisa ditindak lanjuti.

"Kita selalu membuka ruang untuk melakukan perbaikan," ujarnya.

Sosok Komjen Chryshnanda Dwilaksana

Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana lahir di Magelang, Jawa tengah, 3 Desember 1967.

Jenderal polisi bintang tiga ini merupakan jebolan Akademi Kepolisian atau Akpol 1989 dan berpengalaman dalam bidang lalu lintas.

Selama berkarir di kepolisian,  Chryshnanda pernah menduduki jabatan strategis seperti Dirlantas Polda Riau, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Karo Ops Polda Jambi.

Ia pun kemudian pernah menjabat di Korlantas Polri sebagai Kabidbingakum Korlantas Polri (2015) dan Dirkamsel Korlantas Polri (2022).

Hingga akhirnya ia menduduki jabatan Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Latihan atau Kasespim Lemdiklat Polri pada 2022 dan ditunjuk menjadi Kepala Lemdiklat Polri pada 2024.

Ia diketahui dikukuhkan menjadi Guru Besar PTIK pada 21 Juni 2021, setelah sebelumnya menyandang gelar profesor.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved