Kamis, 16 April 2026

Hari Kesaktian Pancasila

Apa Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila? Pidato Soekarno hingga G30S

Berikut perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila, dirunut dari sejarah di belakangnya.

Kemdikbud
HARI KESAKTIAN PANCASILA - Berikut perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila, dirunut dari sejarah di belakangnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila akan segera diperingati di Indonesia, tepatnya pada Rabu (1/10/2025).

Pancasila sendiri merupakan suatu ideologi dan dasar dari negara pancasila yang menjadi tumpuan dari semua keputusan yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia.

Pancasila juga merepresentasikan kepribadian dari bangsa Indonesia itu sendiri, mengutip ppkn.co.id.

Selain Hari Kesaktian Pancasila juga ada peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tentu saja dua momen tersebut memiliki sejarah panjang di belakangnya.

Terkait Hari Kesaktian Pancasila, peringatan ini ditujukan agar bangsa Indonesia mengingat kembali Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S.

Peringatan G30S merupakan bagian dari sejarah kelam bangsa Indonesia, dikutip dari ugm.ac.id.

Peringatan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat Jenderal Soeharto pada 17 September 1966.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati sebagai kokohnya Pancasila sebagai ideologi negara yang bisa menangkal rongrongan ideologi lain.

Dikutip dari bpip.go.id, karena digali dari nilai-nilai luhur lokal, Pancasila kuat tertanam dan diyakini oleh elemen-elemen bangsa.

Kekuatan internal bangsa Indonesia membuat Pancasila mampu menghadapi tantangan ideologi-ideologi lain seperti komunisme atau liberalisme yang tidak berakar dalam kehidupan bangsa.

Baca juga: 35 Link Twibbon Hari Kesaktian Pancasila 2025, Lengkap dengan Cara Mudah Unggah di Media Sosial

Lantas, apa perbedaannya dengan Hari Lahir Pancasila?

Apabila Hari Kesaktian Pancasila merujuk pada peristiwa G30S, sedangkan Hari Lahir Pancasila merujuk pada momentum Pidato Soekarno 1 Juni 1945. 

Pidato itu disampaikan Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).

Pidatonya pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Adapun sejarahnya berawal dari kekalahan Jepang pada perang pasifik, mereka kemudian berusaha mendapatkan hati masyarakat dengan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia dan membentuk sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved