Minggu, 17 Mei 2026

Tinjau Pembangkit Listrik di Ambon, Gibran: Pemerataan Akses Listrik Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah melakukan kunjungan kerja ke PLTMG BMPP (Barge Mounted Power Plant) Nusantara I

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
HandOut/IST
PEMERATAAN LISTRIK - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah melakukan kunjungan kerja ke PLTMG BMPP Nusantara I di Ambon, Maluku, belum lama ini. Pembangkit listrik terapung milik PLN Indonesia Power menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Pulau Ambon dan sekitarnya. 

 

Ringkasan Berita:
  • BMPP Nusantara I memiliki kapasitas sebesar 58 MW yang dihasilkan dari enam unit mesin.
  • Pentingnya pemerataan akses listrik sebagai bagian dari visi pembangunan nasional.
  • Sistem kelistrikan di Pulau Ambon memiliki daya mampu total sebesar 100 MW.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah melakukan kunjungan kerja ke PLTMG BMPP (Barge Mounted Power Plant) Nusantara I di Ambon, Maluku.

Pembangkit listrik terapung milik PLN Indonesia Power menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Pulau Ambon dan sekitarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menekankan pentingnya pemerataan akses listrik sebagai bagian dari visi pembangunan nasional.

“Masyarakat sudah menikmati listrik dengan sangat baik. Namun, saya berharap pada tahun 2026, daerah-daerah terpencil dan terluar yang saat ini masih dialiri listrik 12 jam atau 6 jam, bisa menikmati listrik 24 jam penuh. Pemerataan akses listrik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gibran dikutip Kamis (16/10/2025).

BMPP Nusantara I memiliki kapasitas sebesar 58 MW yang dihasilkan dari enam unit mesin.

Pembangkit ini juga didukung oleh Ambon Peaker 1, yang menyumbang tambahan daya sebesar 39 MW dari empat unit mesin.

Secara keseluruhan, sistem kelistrikan di Pulau Ambon memiliki daya mampu total sebesar 100 MW.

Dengan beban puncak tertinggi pada malam hari mencapai 65 MW, sistem ini masih memiliki cadangan putar sebesar 34 MW, sehingga kebutuhan listrik masyarakat Ambon saat ini telah terpenuhi dengan baik.

Sebagai bagian dari penguatan sistem kelistrikan regional, PLN juga tengah membangun PLTMG Ambon Peaker 2 berkapasitas 50 MW yang ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menyoroti peran BMPP Nusantara I sebagai inovasi strategis dalam menjangkau wilayah kepulauan yang sulit dijangkau oleh pembangkit konvensional.

“BMPP Nusantara I adalah pembangkit yang fleksibel dan cepat mobilisasi, khususnya untuk wilayah kepulauan. Pembangkit ini tidak hanya menjamin keandalan sistem, tetapi juga menjadi solusi strategis untuk pemerataan energi nasional,” ungkap Rizal.

Sementara itu, Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN IP, Purnomo menegaskan, komitmen perusahaan dalam mengoperasikan pembangkit gas secara efisien dan berkelanjutan, demi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca juga: Era Akselerasi dan Pondasi Emas: 1 Tahun Prabowo-Gibran Menuju Indonesia Emas 2045

“Kami terus berkomitmen untuk mengoptimalkan operasi pembangkit gas, termasuk BMPP Nusantara I, agar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat," papar Purnomo.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved