Momen Hangat Prabowo di Bandung: dari Lego Spesial hingga Lagu 'Kasih Ibu'
Dua momen hangat mewarnai kunjungan Presiden Prabowo di Bandung, dari kado lego unik hingga ajakan menyanyikan lagu “Kasih Ibu” bersama wisudawan UKRI
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo menerima kado lego custom dari jurnalis istana Akbar Evandio di Bandung sebagai hadiah ulang tahun ke-74.
- Dalam kesempatan berbeda, Prabowo menghadiri wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) dan memberi orasi ilmiah.
- Ia mengajak wisudawan menyanyikan lagu “Kasih Ibu” sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua, menyampaikan pesan keteguhan dan rasa syukur.
TRIBUNNEWS.COM - Suasana hangat mewarnai rangkaian kegiatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Bandung, Sabtu (18/10). Di hari yang sama, dua momen berkesan terjadi, satu datang dari seorang jurnalis istana yang memberikan hadiah ulang tahun unik, dan satu lagi dari Presiden sendiri yang mengajak para wisudawan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menyanyikan lagu legendaris “Kasih Ibu.”
Kado Lego Spesial dari Jurnalis Istana
Di sela kegiatan Presiden, jurnalis Bisnis Indonesia, Akbar Evandio, memberikan kado istimewa untuk ulang tahun ke-74 Prabowo. Hadiah itu berupa lego custom yang dirancang menyerupai momen konferensi pers Presiden bersama para wartawan.
“Kadonya minifigure Brics Custom dengan setting Presiden Prabowo sedang memberikan keterangan pers kepada para wartawan,” ujar Akbar di Trans Convention Center, Bandung.
Akbar, yang sehari-hari meliput kegiatan Presiden di Istana, menuturkan bahwa ide tersebut lahir dari hobinya membuat mainan custom. Namun, ada kisah kecil di baliknya yang membuat hadiah itu terasa personal.
“Waktu di Rusia, Presiden sempat memberikan set lego kepada seorang anak kecil. Dari situ saya terpikir—kenapa nggak kasih juga lego untuk Presiden di hari ulang tahunnya,” ujarnya sambil tersenyum.
Bagi Akbar, kado tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga simbol kedekatan antara Presiden dan jurnalis.
“Semoga interaksi dengan wartawan bisa makin sering. Selain menulis berita, kami juga ingin punya kesempatan bercerita tentang sisi lain sosok Presiden,” harapnya.
Baca juga: Setahun Prabowo-Gibran, Reputasi Indonesia di Mata Global Disorot Para Guru Besar
Prabowo Nyanyikan Lagu “Kasih Ibu” di UKRI
Masih di kesempatan sama, kehangatan lain muncul ketika Presiden menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung. Prabowo hadir untuk memberikan orasi ilmiah dalam acara pengukuhan mahasiswa baru, wisuda sarjana, dan Dies Natalis UKRI tahun 2025.
Dalam pidatonya, Prabowo membagikan pesan penuh makna tentang pentingnya menghormati orang tua, terutama ibu. Ia menyinggung bagaimana seorang ibu menjadi sosok yang selalu dicari, bahkan ketika seseorang telah dewasa.
“Kalau menghadapi kegagalan, biasanya yang pertama kita panggil itu ‘mama’. Itu peran ibu—beliau membesarkan kita tanpa pamrih,” ujar Prabowo, disambut tepuk tangan meriah.
Ia kemudian berbagi refleksi pribadi tentang arti kegagalan dan keteguhan. “Kalau mau belajar menghadapi kegagalan, belajarlah dari Pak Prabowo Subianto. Saya berkali-kali gagal, berkali-kali jatuh, tapi selalu berdiri lagi,” katanya.
Untuk mencairkan suasana, Prabowo lalu mengajak seluruh wisudawan menyanyikan lagu 'Kasih Ibu'. Beberapa hadirin tampak menitikkan air mata, terenyuh oleh pesan sederhana namun mendalam.
“Terima kasih di hari seperti ini, bersyukur kepada ibu juga kepada bapak. Kalau nggak ada bapak, nggak ada kalian juga,” tambah Prabowo.
Di penghujung orasi, Prabowo berpesan agar generasi muda selalu berani menghadapi tantangan hidup. “Kalau kita berniat baik dan ingin menegakkan keadilan, pasti ada rintangan. Tapi yang penting, apakah kita tunduk atau kita bangkit,” tegasnya, disambut tepuk tangan panjang para wisudawan.
Baca juga: Kata Prabowo soal MBG: Kita Mau Zero Error walaupun Sangat Sulit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Momen-hangat-dalam-kunjungan-kerja-di-Bandung.jpg)