Selasa, 12 Mei 2026

Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran

Rapor Setahun Prabowo-Gibran versi Celios: Elektabilitas Prabowo Anjlok, Kepercayaan Publik Bergeser

Laporan CELIOS menyebut, 34 persen pemilih Prabowo di Pilpres 2024 lalu mengaku tidak akan memilih Prabowo lagi di Pemilu yang akan datang.

Tayang:
BPMI Setpres/Muchlis Jr
SETAHUN PRABOWO-GIBRAN - Dalam foto: Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, di Mesir. Salah satu temuan dari laporan CELIOS yang bertajuk "Rapor Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran" adalah menurunnya elektabilitas Prabowo Subianto. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka telah berjalan genap satu tahun semenjak mereka dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu.
  • CELIOS merilis laporan bertajuk Rapor Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran.
  • Salah satu temuan dalam laporan tersebut adalah menurunnya elektabilitas Prabowo secara signifikan.

TRIBUNNEWS.COM - Rapor satu tahun kinerja pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) telah dirilis, Minggu (19/10/2025).

Salah satu temuan dari laporan yang bertajuk Rapor Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran ini adalah menurunnya elektabilitas Prabowo Subianto.

Elektabilitas Prabowo turun hingga 34 persen, yang mencerminkan adanya pergeseran kepercayaan publik lantaran adanya ketidaksesuaian antara janji politik dan implementasi kebijakan.

Artinya, sebanyak 34 persen pemilih Mantan Menteri Pertahanan RI tersebut pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 lalu, mengaku tidak akan memilih Prabowo lagi di Pemilihan Umum atau Pemilu yang akan datang.

Hal ini disampaikan Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar.

“Survei menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran menurun karena terdapat 34 persen pemilihnya terdahulu yang tidak akan memilih kembali di Pemilu mendatang," kata Media, dikutip dari rilis laporan CELIOS.

Sebagai informasi, Prabowo-Gibran berhasil memeroleh 96.214.691 suara atau 58.6 persen dari total suara sah nasional, berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) atas rekapitulasi penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dalam Pilpres 2024, Rabu (20/3/2024).

Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Rekapitulasi ini meliputi perolehan suara di 38 provinsi di Indonesia dan 128 wilayah luar negeri.

Urgensi untuk Reshuffle Kabinet

Menurut Media, rapor merah Prabowo ini mencerminkan adanya urgensi atau desakan dari masyarakat untuk menjalankan reshuffle (perombakan) Kabinet Merah Putih (KMP).

Baca juga: Prabowo: Hari Ini Satu Tahun Saya Dilantik Sebagai Presiden, Saya Merasa Ada Tanda-tanda Baik

"Hasil rapor merah ini menjadi aspirasi publik agar pemerintah segera melakukan reshuffle kabinet, termasuk menjalankan rekomendasi untuk segera memperbaiki sektor penciptaan lapangan kerja, pengendalian harga barang pokok, dan bantuan sosial khususnya ke kelas
menengah,” tambahnya.

Dalam temuan CELIOS, sebagian besar responden juga menilai janji politik pemerintahan hanya dijalankan setengah hati.

Rinciannya, 56 persen responden memandang bahwa hanya ada sebagian dari janji politik yang berhasil, sedangkan 43 persen lainnya menilai tidak ada janji politik yang berhasil sama sekali.

10 Nama Pejabat Negara dengan Kinerja Terburuk dan Layak Di-reshuffle Versi CELIOS

Dalam Rapor Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, ada 10 nama menteri dan kepala badan yang disebut memiliki kinerja terburuk dan layak di-reshuffle.

Sebanyak 96 persen responden ingin para pejabat publik (menteri maupun kepala badan) yang berkinerja buruk untuk dirombak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved