Program Makan Bergizi Gratis
BGN Ancam Tutup SPPG yang Masak Makanan Bergizi Gratis di Bawah Jam 12 Malam
Nanik menyinggung, banyaknya kasus keracunan MBG disinyalir karena ketidakpatuhan SPPG pada petunjuk teknis (juknis) yang sudah ditetapkan
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Muhammad Zulfikar
Tribunnews.com/Rina Ayu
LARANGAN UNTUK SPPG - Badan Gizi Nasional (BGN) bakal memberikan sanksi tegas pada Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang memasak Makanan Bergizi Gratis (MBG) di bawah jam 12 malam. Jika ada SPPG yang terbukti maka dapur MBG tersebut terancam ditutup. Wakil Menteri BGN Nanik S.Deyang dalam kegiatan di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).
-Maksimal 2.000 porsi per hari untuk anak sekolah
-Bisa ditambah menjadi 2.500 porsi jika mencakup ibu hamil, menyusui, dan balita
-Jika ada juru masak bersertifikat, boleh sampai 3.000 porsi
Tujuan Pengaturan Waktu
- Meningkatkan kualitas gizi dan keamanan pangan
- Mencegah keracunan makanan akibat proses memasak yang terlalu dini atau tidak sesuai SOP
- Menjamin distribusi makanan segar dan layak konsumsi
Rencana Perpres - Aturan ini akan dimasukkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang tata kelola MBG, yang sedang disiapkan oleh pemerintah untuk memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap SPPG
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Larangannnnn-sppg.jpg)