Banjir Bandang di Sumatera
Prabowo: Akses Jalan Darat di Sumatera Barat Sudah Bisa Ditembus
Presiden Prabowo Subianto mengatakan semua jalan darat di Padang, Sumatera Barat yang terdampak bencana banjir dan longsor sudah bisa tembus.
Ringkasan Berita:
- Prabowo pastikan jalan darat yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat sudah bisa ditembus
- Akses listrik sudah hampir 100 persen
- Prabowo pun optimistis penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera berlangsung baik dan cepat
TRIBUNNEWS.COM, SUMBAR - Presiden Prabowo Subianto mengatakan semua jalan darat di Padang, Sumatera Barat yang terdampak bencana banjir dan longsor sudah bisa tembus.
Hal itu disampaikan Presiden, usai meninjau posko pengungsian di Komplek Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025).
"Ya Alhamdulillah, saya baru melihat pengungsi di Padang ya, Padang saya kira semua jalan sudah bisa tembus ya, jalan darat bisa tembus ya. Walaupun banyak jembatan yang rusak," kata Presiden.
Menurut Presiden, akses listrik sudah hampir 100 persen.
Selain itu, suplai air juga sudah mulai diperbaiki.
Baca juga: Update Korban Tewas Banjir-Longsor: Sumut 240 Orang, Sumbar 129 Orang, dan Aceh 102 Orang
"Listrik sudah hampir 100 persen, air juga sudah mulai dibenahi ya. Pelan-pelan kita kembalikan ke normal semua," katanya.
Presiden mengatakan pemerintah sekarang ini sedang mendata kerusakan yang disebabkan bencana hidrometeorologi basah tersebut.
Setelah pendataan, pemerintah akan melakukan perbaikan.
"Kita inventarisir semua kerusakan, nanti kita atur bagaimana rehabilitasi kembali supaya rakyat bisa hidup normal lagi," katanya.
Baca juga: Gangguan Jaringan Meluas Akibat Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar, Telkomsel Percepat Pemulihan
Prabowo pun optimistis penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, akan berlangsung baik dan cepat.
Termasuk satunya dalam menembus daerah-daerah yang masih terisolir.
"Ada beberapa desa yang terisolasi, insyaAllah kita bisa tembus," kata dia.
Presiden bersyukur bahwa cuaca sekarang ini mulai membaik.
Berdasarkan prediksi, fase cuaca terburuk sudah dilewati.
"Ya kita bersyukur cuaca membaik, ramalannya juga yang terburuk sudah lewat, ya ini kondisi sekarang perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik," katanya.
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada berbagai instansi yang telah bekerja keras dalam memulihkan bencana, baik dari BNPB, TNI, Polri, dan lainnya.
"Kita kerahkan juga sudah cukup banyak Heli, hercules, pesawat pesawat kita serahkan semua, insya allah kita dengan kerjasama erat, teamwork yang baik, kita bisa segera menghadapi musibah ini segera memberi solusi solusi kepada kesulitan rakyat sekarang ini;" ucapnya.
Data Korban
Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mencatat saat ini 442 orang meninggal dunia dan 402 hilang akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Berikut data terbaru BNPB yang dihimpun pada Minggu (30/11/2025) sore:
Sumatera Utara
Meninggal Dunia: 217 orang
Hilang: 209 orang
Pengungsi: 17.895 jiwa
Aceh
Meninggal Dunia: 96 orang
Hilang: 75 orang
Pengungsi: -
Sumatera Barat
Meninggal Dunia: 129 orang
Hilang: 118 orang
Pengungsi: -
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-di-Bandara-Mingakabau.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.