Selasa, 28 April 2026

Gembong Narkoba Ditangkap di Kamboja

Sosok Abdul Halim, WN Pakistan Diduga Pacar Dewi Astutik, Ada di Kamboja Bareng sang Gembong Narkoba

Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menyampaikan pria yang bersama Dewi Astutik dipanggil dengan nama Abdul Halim.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nuryanti
Editor: Febri Prasetyo
HO/IST
GEMBONG NARKOBA - Dewi Astutik alias Mami, buronan gembong narkoba dua ton sabu jaringan Golden Triangle disergap oleh petugas gabungan. Saat ini Dewi Astutik dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan intensif pada Selasa (2/12/2025). Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menyampaikan pria yang bersama Dewi Astutik dipanggil dengan nama Abdul Halim. 

Ringkasan Berita:
  • Dewi Astutik ditangkap bersama seorang pria di area lobi hotel di Sihanoukville, Kamboja.
  • Pria itu dipanggil dengan nama Abdul Halim.
  • Abdul Halim merupakan Warga Negara Pakistan.

TRIBUNNEWS.COM - Buronan gembong narkoba, Dewi Astutik alias Mami alias Paryatin, ditangkap di Sihanoukville, Kamboja.

Penangkapan aktor utama penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun itu terjadi pada Senin (1/12/2025).

Dewi Astutik sulit ditangkap karena sering pindah dari negara ke negara lain.

Namun, Dewi Astutik akhirnya berhasil ditangkap atas kolaborasi lintas negara di Kamboja.

Dewi Astutik ditangkap bersama seorang pria di area lobi hotel di Sihanoukville, Kamboja.

Lantas, siapa sosok pria yang bersama Dewi Astutik?

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Suyudi Ario Seto menyampaikan pria itu dipanggil dengan nama Abdul Halim.

Abdul Halim merupakan warga negara Pakistan.

Suyudi mengatakan pria tersebut diduga merupakan pacar Dewi Astutik.

Kini identitas pria itu masih terus dilakukan penyelidikan oleh kepolisian Kamboja.

"Lelaki tersebut diakui sebagai WN Pakistan dengan panggilan Abdul Halim yang diduga sebagai pacar Dewi Astutik alias Paryatin," ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Baca juga: Gembong Narkoba Dewi Astutik Incar WNI Pengangguran di Kamboja Gabung Jadi Kurir

Dewi Astutik Masuk DPO

Dewi Astutik sudah dua tahun menjadi perekrut jaringan perdagangan narkotika Asia-Afrika sejak 2023 dan peluncuran kurir pada awal 2024.

Hal itu diketahui berdasarkan pendalaman sementara terhadap Dewi Astutik.

"Jadi recruiting sejak 2023 dan operating peluncuran kurir sejak awal 2024," kata Suyudi.

Dewi Astutik mengedarkan narkoba ke sejumlah negara di antaranya Indonesia, Kamboja, Laos, Hongkong, Korea Selatan, Brasil, dan Ethiopia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved