Selasa, 12 Mei 2026

Lokal Asri

Manfaat Tanaman Lokal dari Alam Indonesia untuk Rumah Bebas Serangga

Mengusir serangga di rumah tak selalu harus pakai bahan kimia. Alam Indonesia menyediakan berbagai bahan alami

Tayang:
Editor: Content Writer
Unsplash
TANAMAN LOKAL - Mengusir serangga di rumah tak selalu harus pakai bahan kimia. Alam Indonesia menyediakan berbagai bahan alami, seperti serai, zodia, daun pandan, kemangi, dan bawang putih, yang efektif menjaga rumah tetap nyaman dan asri. 

TRIBUNNEWS.COM - Pernahkah kamu merasa terganggu dengan serangga kecil di lingkungan sekitar seperti nyamuk dan lalat? Untungnya,  berbagai tanaman lokal yang tumbuh di sekitar alam Indonesia sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai perlindungan sederhana dari gangguan serangga.

Memang apa saja sih tanaman-tanaman khas Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk mengusir serangga? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.

5 Tanaman dari Alam Indonesia untuk Mengusir Serangga

1. Serai 

Serai atau sereh sudah lama menjadi tanaman andalan masyarakat Indonesia, digunakan sebagai bumbu masakan, campuran minuman, hingga obat herbal. Tanaman yang tumbuh subur di Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten ini memiliki kekuatan alami untuk mengusir serangga.

Menurut jurnal “Pemanfaatan Serai Wangi sebagai Pengharum Ruangan dan Pengusir Nyamuk Herbal” (2020), minyak atsiri serai, atau Oleum citronellae, mengandung sitronelal, geraniol, dan sitronelol, senyawa yang menghasilkan aroma tidak disukai nyamuk dan serangga lain. Selain itu, abu daun dan tangkai serai mengandung sekitar 45 persen silika, yang menyebabkan desikasi atau pengeringan tubuh serangga hingga mati.

Penggunaannya juga mudah, minyak serai bisa dioleskan ke kulit, diteteskan ke diffuser, atau dijadikan lilin aroma terapi, sementara air rebusannya dapat disemprotkan di area yang sering dikunjungi serangga. 

2. Zodia

Tanaman zodia berasal dari Papua dan termasuk dalam famili Retaceae. Tanaman ini terkenal karena kemampuannya mengusir nyamuk,  termasuk nyamuk penyebab demam berdarah. 

Berdasarkan penelitian berjudul “Lotion Ekstrak Daun Zodia Sebagai Repellent Nyamuk Aedes sp.” (2018), kandungan utama Zodia adalah linalool dan a-pinene, minyak atsiri yang berfungsi sebagai repelan serangga alami. Linalool juga bekerja sebagai racun pernapasan bagi nyamuk dan akhirnya menyebabkan nyamuk mati.

Pemanfaatan Zodia cukup mudah. Tanaman ini bisa ditanam di pot dekat jendela, teras, atau sudut ruangan agar aromanya menyebar. Masyarakat Papua secara tradisional menggosokkan daunnya ke tubuh, sementara aroma alami juga bisa dilepaskan dengan menggesek daun atau diolah menjadi losion dan semprotan repelan yang aman digunakan sehari-hari.

3. Daun Pandan 

Daun pandan wangi tersebar luas di wilayah tropis, termasuk hampir seluruh Indonesia. Selain dikenal sebagai pengharum masakan, tanaman ini efektif mengusir kecoak. 

Berdasarkan penelitian “Kemampuan Daun Pandan Wangi dalam Mengusir Kecoak” (2017), pandan berperan sebagai insektisida nabati yang aman bagi manusia dan lingkungan.

Keampuhannya berasal dari kandungan kimia alaminya, seperti flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri. Aroma wangi daun pandan berfungsi sebagai penolak alami, sementara saponin bertindak sebagai racun bagi kecoak.

Penggunaannya praktis, potong daun kecil-kecil atau gantung di lemari, piring, atau ruangan yang sering dikunjungi kecoak. Aromanya akan menyebar, menolak serangga, sekaligus memberi wangi alami yang disukai manusia

4. Kemangi

Kemangi, tanaman beraroma khas yang tumbuh subur di Jawa, Sumatera, dan Maluku, ternyata efektif untuk mengusir serangga. Penelitian berjudul “Efektivitas Daun Kemangi sebagai Repelan Lalat Rumah” (2019), mengungkapkan bahwa kemangi bisa digunakan sebagai insektisida nabati untuk lalat rumah. 

Aroma menyengat dari minyak atsiri dan eugenol yang terkandung di tanaman ini berfungsi sebagai repelan alami, sementara senyawa lain bertindak sebagai racun pernapasan dan racun kontak, mengganggu kulit, saraf, dan metabolisme serangga.

Penggunaannya juga mudah dan fleksibel. Letakkan daun kemangi segar di area rumah yang sering dikunjungi serangga, rebus untuk dijadikan semprotan, atau olah menjadi minyak atsiri yang bisa dioleskan, diteteskan ke diffuser, atau dijadikan lilin aroma terapi.

5. Bawang Putih 

Selain menambah cita rasa masakan, bawang putih juga efektif mengusir hama seperti kutu daun, semut, nyamuk, bahkan tikus, berkat aroma menyengat dan kandungan allicin serta belerang yang membuat serangga enggan mendekat. 

Melansir Kementerian Pertanian, secara tradisional, bawang putih tumbuh di alam Indonesia, seperti Gunung Sumbing dan Merapi (Jawa Tengah), Gunung Gede (Cianjur), Gunung Rinjani (Lombok Timur), dan Gunung Ijen (Banyuwangi).

Bawang putih juga bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami dengan membuat larutan semprot atau meletakkan potongan bawang putih di area yang sering diserang hama. Untuk hasil optimal, aplikasikan secara rutin agar rumah dan tanaman tetap terlindungi dari serangga.

Memanfaatkan bahan-bahan alami dari alam Indonesia bisa menjadi cara yang lebih aman, mudah, dan ramah lingkungan untuk menjaga rumah tetap nyaman. Selain mudah ditemukan, berbagai tanaman lokal ini juga menghadirkan nuansa asri dan segar, tanpa perlu bergantung pada bahan kimia. Dari semua bahan alami tadi, mana yang ingin kamu coba di rumah?

Baca juga: Canang Sari: Tradisi Bali yang Menyatukan Doa & Harmoni Alam Indonesia

Melalui inisiatif Lokal Asri, Tribunnews dan Tribun Network mengajak kamu untuk melakukan langkah kecil menuju hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ingin membaca lebih banyak cerita tentang keindahan alam Indonesia, destinasi liburan, dan lainnya? Temukan di Lokal Asri!

Artikel ini merupakan bagian dari inisiatif Lokal Asri yang berfokus pada lokalisasi nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelajari selengkapnya!

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved