Banjir Bandang di Sumatera
Kapal Perang TNI AL Akan Bawa 2.000 Ton BBM Ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
KRI Bontang (907) akan membawa 2.000 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ke wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor Sumatera.
Ringkasan Berita:
- KRI Bontang 907 akan membawa 2.000 ton BBM
- TNI AL menyiapkan tujuh KRI tambahan untuk dikerahkan guna membantu penyaluran bantuan logistik ke wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar
- BBM diperuntukan untuk mendukung proses evakuasi dan kebutuhan masyarakat setempat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) TNI Angkatan Laut, KRI Bontang (907) akan membawa 2.000 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ke wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Sekretaris Dinas Kolonel Laut (P) Laode Muhammad Holib mengatakan saat ini KRI Bontang (907) tengah melakukan pengisian BBM.
Laode mengatakan nantinya 2.000 ton BBM itu akan diperuntukkan bagi operasional KRI lain yang beroperasi di wilayah terdampak bencana serta bagi warga masyarakat yang membutuhkan.
Laode menyampaikannya di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat (5/12/2025).
"Jadi rencana akan membawa 2.000 ton bahan bakar (solar) ke daerah operasi. Selain untuk mendukung unsur-unsur KRI itu sendiri, juga ini bisa dikoordinasikan untuk mendukung dukungan bahan bakar untuk masyarakat setempat," kata Laode.
Laode mengatakan TNI AL menyiapkan tujuh KRI tambahan untuk dikerahkan guna membantu penyaluran bantuan logistik ke wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Baca juga: Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumatera, Astra Agro Kirimkan Bantuan
Tujuh KRI tersebut termasuk KRI Bontang, KRI Banda Aceh, dan KRI Teluk Banten.
KRI Banda Aceh dan KRI Teluk Banten, kata Laode, telah diberangkatkan sejak kemarin.
"KRI Banda Aceh ini akan menuju pantai barat atau di seputaran Sibolga dan Padang atau Nias. Kemudian KRI Teluk Banten akan menuju pantai utara atau di sebelah utara di Aceh Tamiang ataupun di Belawan," ucapnya.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhanmad Ali mengungkap rencana pengiriman kapal tanker untuk membantu memasok bahan bakar minyak (BBM) ke daerah terdampak bencana di Pulau Sumatera.
Baca juga: Kemhan Terima Hibah 4 Mobil Taktis Untuk Tembus Wilayah Terisolir di Sumatera, Ini Spesifikasinya
Hal itu dilakukan mengingat banyak daerah terdampak bencana yang memerlukan BBM untuk menghidupkan generator diesel.
Ali mengatakan TNI AL juga telah mengerahkan tujuh Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk membantu penanganan bencana di Sumatera.
Tujuh kapal tersebut terdiri dari dua kapal rumah sakit yakni KRI Soeharso-990 (SHS) dan KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW).
Selain itu, lima KRI lain yang juga dikerahkan antara lain KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK), KRI Semarang-594 (SMR), KRI Semarang-594 (SMR), KRI Torani-860 (TRN), dan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 (STS).
Ali menyampaikannya di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu (3/12/2025) lalu.
"Nantinya mungkin akan ditambah satu KRI lagi, yaitu kapal tanker KRI Bontang (907) untuk mendukung bahan bakar di mana banyak daerah yang memerlukan bahan bakar untuk diesel generator," ujar Ali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekretaris-Dinas-Penerangan-TNI-AL-Kolonel-Laut-P-Laode-Muhammad-Holib-321.jpg)