Jumat, 8 Mei 2026

SEA Games 2025

Lepas Atlet SEA Games 2025, Prabowo Minta Dicopot Dari Jabatan Ketua Umum PB IPSI

Presiden Prabowo Subianto melepas atlet yang akan bertanding dalam ajang SEA Games 2025 Thailand di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Taufik Ismail
LEPAS ATLET SEA GAMES - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan pada pelepasan Kontingen SEA Games 2025 di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia meminta jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI segera diganti. 

Selain itu, Prabowo juga menyapa Ketua Dewan Ekonomi Nasional yang juga Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Umum PB Perbakin Letnan Jenderal Purnawirawan Joni Supriyanto yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga  Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), dan lainnya.

Tambah Bonus Atlet

dalam sambutannya Prabowo Subianto memerintahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi agar menambah bonus bagi peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand menjadi Rp 1 miliar dari sebelumnya Rp 500 juta.

"Kita akan dorong, saudara-saudara, Menpora bagaimana? yang dapat medali Emas akan kita kasih insentif anggarannya 500? Bisa dinaikkan jadi Rp 1 miliar? Bisa. Bisa kan? Mensesneg bisa? Alhamdulillah," kata Prabowo.

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, mendengar perintah tersebut Menpora dan Mensesneg langsung mengangguk menyatakan kesiapan tersebut.

Tambahan bonus tersebut mendapat tepuk tangan riuh dari ratusan atlet SEA Games yang memenuhi ruang utama Istana Merdeka.

Presiden berharap dengan tambahan bonus tersebut akan semakin melecut para atlet untuk meraih medali emas.

Meskipun Presiden meyakini para atlet bertanding bukan semata karena uang.

"Tapi dari muka saudara-saudara kelihatan kalau mendapat penghargaan seperti itu akan sangat membantu karir kamu. Bener atau tidak?" katanya.

Presiden mengatakan bahwa olahraga adalah lambang dan analogi kehidupan.

Sejarah olimpiade adalah olahraga keprajuritan mulai dari lari, lempar lembing, tolak peluru, lompat tinggi, lompat jauh, dan lainnya.

"Semua, menembak, panahan, naik kuda, semua olahraga ksatria, olahraga pendekar," katanya.

Olahraga kata Presiden sangat prestisius.

Bangsa yang unggul di olahraga adalah bangsa yang punya jiwa yang kuat.

"Ingat itu, saya sudah bicara ke Menpora kita akan bertekad untuk mengadakan pembinaan olahraga jangka panjang," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved