Minggu, 26 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Suara Prabowo Bergetar Tutup Ratas Penanganan Banjir dengan Sugiono hingga Bahlil di Aceh

Suara Presiden RI Prabowo Subianto bergetar saat menutup rapat terbatas penanganan dan pemulihan bencana Sumatra di Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.

Tribunnews/Taufik Ismail
BANJIR SUMATRA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025). Suara Presiden RI Prabowo Subianto bergetar saat menutup rapat terbatas penanganan dan pemulihan bencana Sumatra tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Suara Presiden RI Prabowo Subianto bergetar saat menutup rapat terbatas penanganan dan pemulihan bencana Sumatra di Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.
  • Presiden menyampaikan terima kasih kepada jajarannya dan seluruh pihak dalam menangani bencana banjir.
  • Sebelumnya, Prabowo menerima laporan kondisi wilayah yang terdampak banjir.

 

TRIBUNNEWS.COM - Ada hal tak biasa ketika Presiden RI Prabowo Subianto menutup rapat terbatas (ratas) penanganan dan pemulihan bencana Sumatra bersama sejumlah menteri dan pejabat yang digelar di Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menerima laporan mengenai kondisi wilayah yang terdampak banjir-tanah longsor di Sumatra yang terjadi sejak November 2025 lalu.

Ada tiga provinsi di Pulau Sumatra yang terdampak banjir, yakni Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), dan Aceh

Akibat banjir dan tanah longsor, lebih dari 900 jiwa meninggal dunia, infrastruktur bangunan rumah hingga rumah sakit rusak, serta akses komunikasi terputus di sejumlah wilayah.

Di Provinsi Aceh, wilayah yang mengalami dampak cukup signifikan, di antaranya Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Presiden dan jajarannya pun meninjau langsung lokasi bencana, termasuk di Aceh pada Minggu pagi. Ini adalah kedua kalinya Prabowo mengunjungi Aceh paska banjir

Selain bertemu korban bencana, Prabowo melakukan rapat terbatas dengan jajarannya. Presiden sempat menyapa kepala daerah di Aceh yang terisolir akibat banjir melalui panggilan video.

Sebelum menutup rapat tertutup tersebut, suara Prabowo terdengar bergetar, seolah hendak menangis. 

Prabowo yang juga mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu, lantas menyampaikan terima kasih kepada jajarannya, seluruh pihak termasuk kepala daerah yang sudah terlibat dalam penanganan banjir.

“Dan sekali lagi, saya terima kasih, saya bangga, saya bangga dengan pengabdian saudara-saudara, terima kasih” kata Prabowo, dilihat dalam video di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sejumlah menteri pun menoleh ke arah sang Presiden. Terlihat Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya menatap langsung Kepala Negara.

Lantas, Prabowo menutup ratas penanganan banjir di Sumatra. 

Baca juga: Percepat Pembangunan Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Sumatera, Prabowo Minta HGU Dicabut Dulu

Arahan Prabowo

Ada sejumlah pernyataan yang disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Aceh.

Di hadapan para menteri dan pejabat, Prabowo menegaskan, kekompakan seluruh unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak banjir.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved