Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Pengamat: Prabowo Tegas Sentil Bupati Aceh Selatan, Gubernur Mualem Pantas Jadi Pemimpin Nasional

Analis politik Hendri Satrio menilai, Prabowo bertindak tegas terhadap Mirwan MS yang notabene salah satu kader partai yang diketuainya.

Tayang:
Serambinews.com/Rianza Alfandi
BANJIR BANDANG SUMATRA - Dalam foto: Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, saat rapat bersama menteri, Minggu (7/12/2025) malam, di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Analis politik Hendri Satrio menyebut, apa yang dilakukan dan dialami Bupati Aceh Selatan Mirwan MS seharusnya menjadi pelajaran penting bagi kepala daerah yang wilayahnya terkena bencana. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS telah dicopot dari jabatannya karena nekat berangkat umrah di tengah bencana.
  • Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai, Presiden RI Prabowo Subianto telah bertindak tegas terhadap Mirwan MS yang notabene merupakan salah satu kader partai yang diketuainya.
  • Hendri juga memuji Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem yang menurutnya pantas jadi pemimpin nasional.

TRIBUNNEWS.COM - Analis komunikasi politik Hendri Satrio menanggapi sikap sejumlah kepala daerah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatra; Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu awalnya membahas Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang berangkat umrah setelah meneken surat ketidaksanggupan menangani bencana banjir di wilayahnya tanpa bantuan pemerintah provinsi maupun pusat.

Surat tersebut ditandatangani Mirwan MS pada Kamis (27/11/2025). Lalu, ia berangkat umrah bersama keluarga pada Selasa (2/12/2025).

Tindakan Mirwan MS umrah di tengah bencana pun berbuntut panjang, termasuk ketika Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal pencopotan.

Dalam rapat terbatas (ratas) darurat di Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam, Prabowo meminta Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tito Karnavian untuk langsung memproses pencopotan Mirwan.

"Kalau ada yang mau lari, lari saja enggak apa-apa. Copot. Mendagri, bisa ya diproses?" tanya Prabowo.

"Bisa, Pak," jawab Tito.

Prabowo juga menyebut, sikap Mirwan jika dalam dunia militer, sama seperti desersi (tindakan meninggalkan tugas atau dinas secara sengaja, tanpa izin resmi) yang artinya tidak bisa ditoleransi.

"Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya, meninggalkan anak buah, waduh… itu enggak bisa. Saya enggak mau tanya partai mana. Sudah kau pecat?" kata dia.

Saat ini, Mirwan MS sudah dicopot sementara dari jabatannya sebagai Bupati Aceh Selatan selama tiga bulan oleh Mendagri Tito Karnavian. 

Keputusan itu disampaikan Tito dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: Banjir Bandang Sumatra, WALHI: Pembukaan Hutan secara Masif, Ada 13 Perusahaaan Perusak Lingkungan

Selain dicopot sementara, Mirwan MS nantinya akan ditempatkan magang di beberapa unit kerja Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri), termasuk, Ditjen Administrasi Kewilayahan (Adwil) yang membawahi Satpol PP dan pemadam kebakaran (Damkar).

Sebelumnya, Mirwan MS juga diberhentikan dari posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Aceh Selatan, sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerindra, Sugiono, Jumat (5/12/2025).

Prabowo Dinilai Tegas terhadap Mirwan MS, Gubernur Aceh Dipuji Pantas Jadi Pemimpin Nasional

Hendri Satrio menilai, Prabowo telah bertindak tegas terhadap Mirwan MS yang notabene merupakan salah satu kader partai yang diketuainya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved