Apa Itu Penghargaan Nishan-e-Pakistan yang Diterima Prabowo? Ada WNI Lain yang Pernah Dapat
Nishan-e-Pakistan adalah penghargaan tertinggi Orde Pakistan yang diberikan kepada tokoh yang berjasa besar.
Ringkasan Berita:
- Penghargaan Nishan-e-Pakistan diberikan oleh pemerintah Pakistan kepada tokoh-tokoh yang berjasa besar.
- Sebelum Presiden Prabowo, ada Presiden Suharto yang pernah menerimanya.
- Sudah ada puluhan tokoh dunia yang dianugerahi penghargaan Nishan-e-Pakistan.
TRIBUNNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto mendapat penghargaan Nishan-e-Pakistan dari Presiden Pakistan Asif Ali Zardari.
Penganugerahan penghargaan itu dilangsungkan di Ruang Iqbal, Istana Aiwan-e-Sadr, Kota Islamabad, Pakistan, hari Selasa, (9/12/2025). Zardari menyematkan sendiri bintang penghargaan itu kepada Prabowo.
Menurut Pakistan, Prabowo punya sumbangsih besar dalam memperkuat hubungan bilateral Pakistan dengan Indonesia.
Adapun perdana Menteri Shehbaz Sharif menyebut dalam pembicaran dengan Prabowo, Indonesia dan Pakistan berjanji akan memperluas hubungan dagang.
“Apa yang sudah kita sepakati ialah mendukung perdagangan bilateral, kebudayan, interaksi dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pelatihan kerja,” kata Sharif dikutip dari DAWN.
Dia berkata nilai perdagangan Pakistan dengan Indonesia mencapai $4,5 dolar. Sebanyak 90 persennya adalah impor minyak sawit.
Sementara itu, BPMI Setpres menyebut penghargaan kepada Prabowo itu menunjukkan adanya pengakuan terhadap peran Indonesia.
“Penganugerahan kepada Presiden Prabowo mencerminkan pengakuan Pemerintah Pakistan terhadap peran strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik serta komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan kerja sama pertahanan, ekonomi, dan solidaritas dunia Islam,” demikian keterangan BPMI Setpres.
Mengenal penghargaan Nishan-e-Pakistan
BPMI Setpres mengatakan Nishan-e-Pakistan adalah penghargaan tertinggi Orde Pakistan. Penghargaan itu diberikan baik kepada warga Pakistan maupun tokoh asing yang berjasa penting di tingkat nasional ataupun internasional.
Nishan-e-Pakistan diberikan kepada para pejabat pemerintah dan warga sipil. Nishan-e-Pakistan setara dengan penghargaan Nishan-e-Haider dalam bidang militer.
Baca juga: Profil Presiden Pakistan Asif Ali Zardari yang Anugerahi Prabowo Penghargaan Tinggi
Penghargaan ini diumumkan pada tanggal 14 Agustus yang menjadi hari kemerdekaan Pakistan.
Prabowo bukan orang Indonesia pertama yang menerima Nishan-e-Pakistan. Sebelumnya, ada Presiden Suharto yang pernah mendapatkan penghargaan itu pada tahun 1982.
Tokoh penerima
Berikut daftar tokoh-tokoh dunia yang pernah mendapatkan penghargaan Nishan-e-Pakistan.
- Dwight D. Eisenhower (Presiden Amerika Serikat)
- Haile Selassie I (Kaisar Etiopia)
- Mohammad Reza Pahlavi (Syah Iran)
- Hussein bin Talal (Raja Yordania)
- Elizabeth II (Ratu Inggris)
- Josip Broz Tito (Presiden Yugoslavia)
- Bhumibol Adulyadej (Raja Thailand)
- Richard Nixon (Presiden Amerika Serikat)
- Suharto (Presiden Indonesia)
- Birendra (Raja Nepal)
- Aga Khan IV (Pemimpin Muslim Ismaili)
- Morarji Desai (Perdana Menteri India)
- Hassanal Bolkiah (Sultan Brunei Darussalam)
- Nelson Mandela (Presiden Afrika Selatan)
- Fidel Ramos (Presiden Filipina)
- Li Peng (Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok)
- Sheikh Hamad bin Khalifa al Thani (Emir Qatar)
- Qaboos bin Said (Sultan Oman)
- Abdullah bin Abdul Aziz al Saud (Raja Arab Saudi)
- Hu Jintao (Presiden Republik Rakyat Tiongkok)
- Recep Tayyip Erdogan (Perdana Menteri Turki)
- Akihito (Kaisar Jepang)
- Abdullah Gul (Presiden Turki)
- Li Keqiang (Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok)
- Xi Jinping (Presiden Republik Rakyat Tiongkok)
- Fidel Castro (Presiden Dewan Negara Kuba)
- Haris Silajdžić (anggota Presidensi Bosnia dan Herzegovina)
- Mohammad bin Salman (Putra Mahkota Arab Saudi)
- Mahathir Mohamad (Perdana Menteri Malaysia)
- Wang Qishan (Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok)
- Tamim bin Hamad Al Thani (Emir Qatar)
- Daren Sammy (pemain kriket West Indies)
- Syed Ali Shah Geelani (pemimpin Hurriyat)
- Šefik Džaferović (Ketua Presidensi Bosnia dan Herzegovina)
- Syedna Mufaddal Saifuddin (pemimpin komunitas Dawoodi Bohra)
- Khalid bin Salman (Menteri Pertahanan Arab Saudi)
- Anwar Ibrahim (Perdana Menteri Malaysia)
- Zulfikar Ali Bhutto (Perdana Menteri Pakistan)
- Abdullah II bin Hussein (Raja Yordania)
- Prabowo Subianto (Presiden Indonesia)
(Tribunnews/Febri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-menerima-anugerah-penghargaan-Nishan-e-Pakistan.jpg)