Senin, 15 Juni 2026

Khutbah Jumat 12 Desember 2025: Keteladanan Ulama Nusantara

Teks khutbah Jumat “Keteladanan Ulama Nusantara” akan dibacakan pada shalat Jumat 12 Desember 2025, membahas peran serta teladan para ulama.

Tayang:
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Tiara Shelavie
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KHUTBAH JUMAT - Jemaah melaksanakan salat jumat berjamaah di Masjid Pusdai Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (20/3/2020). Teks khutbah Jumat berikut berjudul “Keteladanan Ulama Nusantara” akan dibacakan pada salat Jumat 12 Desember 2025 dan membahas peran serta teladan para ulama. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Keberhasilan ulama dalam mengislamkan masyarakat tak lepas dari keteladanan mereka dalam ilmu, spiritualitas, dan kepemimpinan. Bagi ulama, ilmu bukan hanya pengetahuan, tetapi jalan mendekatkan diri kepada Allah Swt dan membimbing umat menuju kemaslahatan.

Ulama nusantara seperti Syekh Nawawi al-Bantani, Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Syekh Mahfudz at-Tirmasi, Syekh Ahmad Dahlan, Syekh Yusuf al-Maqassari, Syekh Abdus Shamad al-Palimbani, Syekh Arsyad al-Banjari, Syekh Ahmad Surkati, dan lain-lain dikenal memiliki kedalaman ilmu dan kesalehan tinggi.

Keteladanan juga tampak dalam perjuangan membela rakyat, seperti Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, dan Pangeran Diponegoro yang berjuang melawan penjajahan dengan semangat jihad fi sabilillah. Mereka menunjukkan keteguhan, keberanian, dan pengorbanan demi kebenaran.

Keteladanan lainnya tampak dalam semangat nasionalisme dan kebangsaan. Salah satu contohnya ialah Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh K.H. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang menjadi pemicu lahirnya perlawanan rakyat mempertahankan kemerdekaan. Dengan tokoh-tokohnya seperti K.H. Wahid Hasyim, Haji Agus Salim, Buya Hamka, dan lain-lain. Dalam pendidikan, K.H. Hasyim Asy’ari menekankan adab, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan. Sedangkan K.H. Ahmad Dahlan mengembangkan pendidikan modern dan pemberdayaan sosial. Keduanya membuktikan bahwa pendidikan Islam selaras dengan kemajuan dan menjadi fondasi moral serta intelektual bangsa.

Para ulama nusantara juga dikenal memiliki keteladanan dalam moderasi dan toleransi. Seperti ditunjukkan K.H. Ahmad Siddiq, K.H. Sahal Mahfudh, dan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Para ulama tersebut menampilkan nilai-nilai wasathiyyah (jalan tengah) menjadi fondasi kokoh bagi dialog antarumat beragama dan kehidupan berbangsa yang harmonis. Keteladanan ulama Nusantara pada akhirnya mencerminkan perpaduan antara ilmu, amal, dan akhlak. Mereka menjadi panutan dalam kesederhanaan, keikhlasan, keberanian, serta kecintaan kepada umat dan tanah air. Dalam konteks kekinian, teladan para ulama perlu terus dihidupkan sebagai inspirasi moral dan spiritual bagi generasi muda.

Hadirin jemaah salat Jum’at yang dirahmati Allah Swt,

Di tengah krisis nilai dan disorientasi moral di berbagai kalangan masyarakat, kehadiran figur ulama yang berilmu, berakhlak, dan berkomitmen pada kemaslahatan bangsa sangat dibutuhkan untuk menuntun bangsa Indonesia menuju masyarakat yang beradab dan berkeadilan.

Semoga Allah Swt senantiasa menganugerahkan kekuatan lahir dan batin kepada para ulama masa kini agar mampu meneladani perjuangan dan kebijaksanaan ulama-ulama nusantara terdahulu. Sementara kepada kita umat Islam, wajib memahami, dan meneladani ulama nusantara serta melaksanakannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun bermasyarakat, Amiin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْاٰنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ َالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ، وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

إنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيْعِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ. وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ. وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. إِنَّ اللّٰهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّار، عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ .

(Tribunnews.com/Latifah)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved