Kolaborasi Pemerintah dengan Perguruan Tinggi Hadirkan Pusat Literasi dan Perlindungan Migran
Ilham Akbar Mustafa menegaskan pemerintah memperkuat perlindungan terhadap migran.
Ringkasan Berita:
- Ilham Akbar Mustafa bersama Adcent meresmikan Migran Corner di Universitas Mercubuana Yogyakarta, dengan dukungan Dirjen KP2MI dan pihak kampus.
- Ilham menegaskan perlindungan pekerja migran sebagai prioritas Presiden Prabowo, dengan Migran Corner dirancang untuk memberikan edukasi modern, ruang aman, dan perlindungan berbasis data.
- Migran Corner diharapkan menjadi gerakan sosial anak muda.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Menteri bidang transformasi digital dan pengembangan pelayanan publik, Ilham Akbar Mustafa menegaskan pemerintah memperkuat perlindungan terhadap migran.
Hal itu diwujudkan melalui kolaborasi dengan kampus Universitas Mercubuana Yogyakarta.
Bersama Advisory Center for Development (Adcent), pihaknya meresmikan Migran Corner sebagai pusat literasi migrasi aman, lengkap dengan peta jalur migrasi legal dan layanan konsultasi independen.
Dalam pemaparannya, Ilham menegaskan bahwa Presiden Prabowo menjadikan perlindungan pekerja migran sebagai fokus besar pemerintah.
"Wujud negara hadir sejak awal memberi ruang aman, edukasi modern, dan perlindungan berbasis data bagi generasi muda yang ingin bekerja ke luar negeri," ungkapnya dalam keterangan, Jumat (12/12/2025).
Migran Corner dirancang untuk melawan informasi palsu, bujuk rayu calo, dan praktik migrasi tidak aman yang masih mengancam banyak calon pekerja migran.
Antusiasme mahasiswa dalam peluncuran menunjukkan bahwa Migran Corner bukan sekadar fasilitas kampus.
Melainkan platform gerakan sosial anak muda untuk memperjuangkan migrasi yang lebih beretika, aman, dan berpihak pada pekerja.
Adcent mempertegas komitmennya pada pembangunan manusia sebagai pilar utama migrasi aman.
Dengan pendekatan edukatif yang humanis dan inklusif, Migran Corner menjadi ruang hidup tempat mahasiswa belajar, berdiskusi, dan terlibat dalam isu pekerja migran secara kritis dan berpihak pada kemanusiaan.
Profil lham Akbar Mustafa
Ilham Akbar seorang pejabat pemerintahan dan aktivis politik yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Dia berasal dari Poigar, Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.
Ilham Akbar dikenal sebagai tokoh muda yang fokus pada bidang transformasi digital dan pengembangan pelayanan publik di kementerian tersebut.
Alumnus Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) itu tercatat juga menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI).
Ilham Akbar menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPG), organisasi sayap Partai Golkar.
Baca juga: Aturan Psikotes Calon Pekerja Migran Alami Perubahan, YPPI Ingatkan Dampak bagi Tenaga Psikolog
Di bidang organisasi, ia merupakan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sumber: Tribunnews.com
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of
Follow our mission at www.esgpositiveimpactconsortium.asia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KP2MI-di-yogya.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.