Jumat, 8 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Kuasa Hukum Roy Suryo cs: Rektor UGM Tak Pernah secara Eksplisit Menyatakan Status Ijazah Jokowi

Kuasa hukum Roy Suryo cs, Abdul Gafur Sangadji, menyebut Rektor UGM Ova Emilia tak pernah menjelaskan eksplisit tentang status ijazah Jokowi

Tayang:
Kolase Tribunnews.com
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Kolase foto Rektor UGM, Ova Emilia dan Joko Widodo (Jokowi). Kuasa hukum pakar telematika Roy Suryo dkk, Abdul Gafur Sangadji, menyebut Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ova Emilia tidak pernah menyatakan status ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara eksplisit atau terang-terangan. 

Ringkasan Berita:
  • Rektor UGM Prof. Ova Emilia kembali muncul ke publik untuk memberikan pernyataan mengenai ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
  • Menurut kuasa hukum Roy Suryo cs, Abdul Gafur Sangadji, pernyataan Ova tidak memberikan kejelasan secara eksplisit soal status ijazah yang dipegang Jokowi, asli atau tidak.
  • Gafur juga menilai, pernyataan Ova menunjukkan bahwa UGM menarik diri dari pusaran polemik ijazah Jokowi.

TRIBUNNEWS.COM - Kuasa hukum pakar telematika Roy Suryo dkk, Abdul Gafur Sangadji, menyebut Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ova Emilia tidak pernah menyatakan status ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara eksplisit atau terang-terangan.

Hal tersebut disampaikan Gafur ketika menanggapi kemunculan Ova Emilia belum lama ini untuk mengklarifikasi ijazah Jokowi.

Menurut Gafur, kejelasan soal status ijazah Jokowi sebenarnya adalah hal yang paling ditunggu-tunggu dari pernyataan Ova Emilia.

Status yang dimaksud adalah, apakah ijazah yang dipegang Jokowi adalah ijazah asli yang benar-benar dikeluarkan oleh UGM. 

"Dari semua pernyataan-pernyataan Bu Rektor itu, sebenarnya ada satu keterangan yang ditunggu-tunggu rakyat, termasuk saya juga menunggu, yaitu pernyataan terhadap status ijazah," jelas Gafur, dikutip dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Kamis (11/12/2025).

"Benarkah ijazah yang dipegang oleh Pak Jokowi itu adalah ijazah asli yang dikeluarkan oleh UGM, dan itu tidak pernah keluar dari rektor secara eksplisit."

Selanjutnya, Gafur menilai, seharusnya Rektor UGM memberikan kepastian soal keaslian ijazah Jokowi sembari menampilkan dokumen tersebut ke hadapan publik.

"Nah, seharusnya Rektor UGM ketika ingin menjawab polemik ijazah, kan ini polemik ijazah, bukan polemik S1 sarjana muda Pak Jokowi, tapi kan polemiknya ijazah, dan itu tidak pernah dikeluarkan," kata Gafur.

"Seharusnya yang dijawab itu adalah pada saat dia memberikan klarifikasi, ijazahnya ditampilkan dan 'kami pastikan ijazah Pak Joko Widodo adalah ijazah asli yang kami keluarkan.'"

UGM Dinilai Menarik Diri dari Polemik Ijazah Jokowi

Kemudian, Gafur menilai, UGM menarik diri dari pusaran polemik ijazah Jokowi.

Baca juga: Arsip Jokowi saat Jabat Wali Kota Solo Tak Bisa Ditunjukkan, Kuasa Hukum Pemohon: Preseden Buruk

Sikap tersebut, menurut Gafur, terlihat dari pernyataan Ova Emilia yang menyatakan UGM tidak bertanggung jawab atas ijazah Jokowi, karena ijazah tersebut sudah diserahkan oleh kampus.

Pernyataan Ova ini pula lah yang tidak menjelaskan soal status ijazah Jokowi, apakah benar-benar asli atau tidak.

"Jawabannya Bu Rektor kan, 'kami tidak bertanggung jawab terhadap ijazah yang digunakan oleh Pak Joko Widodo.' Artinya, sebetulnya UGM itu menarik diri dari polemik ijazah," jelas Gafur.

Gafur menyebut, UGM hanya memberikan keterangan mengenai proses akademik yang dilalui Jokowi, bukan menyatakan secara eksplisit ijazah yang dipegang Jokowi benar-benar asli.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved