Kamis, 14 Mei 2026

Tanggal 13 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Peringatan Penting

Tanggal 13 Desember 2025 memperingati 3 peringatan penting yang terdiri dari 1 perayaan Nasional dan 2 Internasional.

Tayang:
aceh.kemenag.go.id
KALENDER 13 DESEMBER - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Sabtu (13/12/2025). Tanggal 13 Desember 2025 memperingati 3 peringatan penting yang terdiri dari 1 perayaan Nasional dan 2 Internasional. 

Ringkasan Berita:
  • Terdapat 3 peringatan penting yang diperingati pada tanggal 13 Desember 2025.
  • Tiga peringatan ini terdiri dari 1 perayaan Nasional dan 2 Internasional.
  • Tanggal 13 Desember 2025 memperingati Hari Nusantara Indonesia, International Shareware Day, dan Hari Republik Malta.

 

TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 13 Desember bukan sekadar angka dalam kalender.

Tanggal 13 Desember menyimpan rangkaian peringatan yang merefleksikan perjalanan sejarah, perjuangan identitas, dan kreativitas manusia dalam membangun peradaban.

Pada hari ini, Indonesia mengenang kembali lahirnya konsep negara kepulauan melalui Hari Nusantara, sebuah momentum yang menegaskan betapa laut adalah perekat sekaligus simbol kedaulatan bangsa. 

Dunia teknologi internasional pun merayakan International Shareware Day, hari yang didedikasikan untuk para pengembang independen yang telah berkontribusi besar dalam menyebarkan inovasi melalui perangkat lunak berbasis shareware, model sederhana namun berpengaruh dalam perkembangan ekosistem digital modern. 

Sementara itu, di belahan Eropa Selatan, negara pulau yang kaya sejarah, Malta, memperingati Hari Republik, momen penting ketika mereka meninggalkan sistem monarki konstitusional dan memperkuat jati diri sebagai negara republik yang berdaulat penuh.

3 Peringatan Penting pada Tanggal 13 Desember 2025

1. Hari Nusantara Indonesia

Hari Nusantara merupakan peringatan nasional Indonesia yang lahir dari momen penting dalam sejarah maritim bangsa. 

Dasarnya adalah Deklarasi Djuanda yang diumumkan pada 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia saat itu, Djuanda Kartawidjaya, dikutip dari esdm.go.id.

Deklarasi ini menjadi langkah besar untuk mempertegas bahwa laut yang menghubungkan pulau-pulau Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan dari kedaulatan nasional.

Sebelum adanya deklarasi ini, wilayah laut Indonesia hanya terbatas pada jarak tiga mil dari garis pantai, sehingga perairan antar pulau tidak dianggap sebagai wilayah negara. 

Baca juga: Tanggal 13 Desember Diperingati sebagai Hari Nusantara, Berikut Sejarah dan Ucapannya

Kondisi tersebut menimbulkan kerentanan terhadap eksploitasi asing. 

Melalui Deklarasi Djuanda, Indonesia menegaskan konsep negara kepulauan dan memperluas wilayah perairan secara signifikan, menjadikannya sekitar 2,5 kali lebih luas dibanding sebelumnya.

Konsep ini kemudian diperkuat secara hukum laut internasional melalui United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, yang diakui dan diratifikasi Indonesia lewat UU No. 17 Tahun 1985, dikutip dari bkd.jogjaprov.go.id.

Setelah itu, pada tahun 1999, pemerintah mencanangkan 13 Desember sebagai Hari Nusantara, yang kemudian diresmikan melalui Keppres No. 126 Tahun 2001 pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri.

Hari Nusantara bertujuan mengembalikan kesadaran bangsa bahwa laut bukan sekadar pemisah, tetapi penyatu dan sumber kekuatan nasional. Melalui peringatan ini, Indonesia didorong untuk terus memperkuat pembangunan maritim, mengembangkan kawasan terluar, dan memaksimalkan potensi laut demi kesejahteraan masyarakat.

2. International Shareware Day

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved