Rabu, 20 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Respons PBB Usai Disurati Pemprov Aceh Terkait Permohonan Bantuan Bencana

Tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilanda bencana. Lebih dari 1.000 orang dilaporkan meninggal.

Tayang:
Penulis: willy Widianto
Editor: Willem Jonata
/BNPB Indonesia
Pantauan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) proses pembukaan jalur yang mengubungkan Kota Medan di Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang di Aceh mulai dapat diakses hari ini, Selasa (2/12/2025). Sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum terus berusaha menyingkirkan material berupa tanah, lumpur dan puing lainnya yang sebelumnya menutup akses. (BNPB Indonesia/tribunnews/HO) 
Ringkasan Berita:
  • Aceh merupakan satu di antara tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana
  • Bencana membawa kehancuran, tak hanya kerusakan infrastruktur tapi juga korban jiwa dan luka-luka
  • PBB hingga kini pantau situasi dan terlibat aktif bersama pemerintah indonesia mengawal respons darurat di provinsi terdampak

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Aceh menyurati dua lembaga resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yaitu United Nations Development Programme (UNDP) dan UNICEF agar membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh.

Merespon hal tersebut melalui pernyataan resminya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia terus memantau situasi secara seksama dan tetap terlibat aktif bersama pemerintah Indonesia dalam mengawal respons darurat di provinsi terdampak.

"Di lapangan sendiri, PBB telah mendukung upaya pemerintah melalui bantuan teknis sesuai dengan mandat program-program yang tengah berlangsung di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat serta bantuan di tingkat nasional melalui kementerian terkait. PBB siap untuk memperkuat dukungan tersebut dengan terus bekerja sama secara erat dengan pemerintah," tulis PBB dalam pernyatannya yang diterima Tribun, Senin(15/12/2025).

Baca juga: Akhir Tahun Diprediksi Hujan Ekstrem, Aceh hingga Sumbar Jadi Fokus Pengamanan Nataru

Sementara itu UNDP Indonesia juga telah menerima permintaan resmi dari Pemerintah Provinsi Aceh pada Minggu(14/12/2025).

Saat ini, UNDP tengah melakukan peninjauan untuk memberikan dukungan terbaik yang dapat diberikan kepada pihak-pihak nasional yang terlibat dalam penanganan, serta masyarakat yang terdampak seiring dengan mandat UNDP mengenai pemulihan dini ( early recovery ).

Sementara itu UNICEF juga menyampaikan simpati yang mendalam kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

UNICEF juga telah menerima surat dari Pemerintah Provinsi Aceh dan saat ini sedang menelaah bidang-bidang dukungan yang diminta, melalui koordinasi dengan otoritas terkait, untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas di mana UNICEF dapat berkontribusi dalam upaya penanganan yang dipimpin oleh pemerintah.

Sejak awal terjadinya banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, UNICEF bersama dengan badan-badan PBB lainnya telah bekerja secara erat dengan pemerintah di tingkat nasional dan subnasional serta para mitra dalam mendukung upaya respons darurat.

Tim UNICEF di Kantor Lapangan Aceh telah berada di lapangan dan diperkuat dengan tambahan keahlian teknis, khususnya di bidang yang berkaitan dengan kesejahteraan anak.

"UNICEF tetap berkomitmen penuh dan siap memberikan dukungan lebih lanjut terhadap respons yang dipimpin oleh pemerintah, melalui koordinasi yang erat dengan otoritas terkait," tulisnya.

(Tribunnews.com/ Willy Widianto)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved