Jumat, 24 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

BNPB Sebut RSUD di Provinsi Aceh Sudah Mulai Beroperasi Pascabanjir

Layanan RSUD di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh mulai beroperasi setelah dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Tangkapan Layar YouTube BNPB Indonesia
BENCANA DI SUMATRA - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers di Lanud Iskandar Muda, Aceh, Kamis (4/12/2025). Ia menyatakan, layanan RSUD di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh mulai beroperasi setelah dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor. 

Ringkasan Berita:
  • Layanan RSUD di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh mulai beroperasi setelah dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor.
  • Meskipun masih bersifat layanan dasar, upaya pembersihan dan pemenuhan bahan medis habis pakai serta penggantian alat kesehatan terus dikebut untuk dipenuhi di Aceh Tamiang.
  • Kemudian, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir Sumatra menjadi 1.106 jiwa.

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa layanan RSUD di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh mulai beroperasi setelah dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan Abdul dalam konferensi pers secara daring pada Senin (22/12/2025) kemarin.

"Untuk RSUD saat ini di 18 kabupaten/kota terdampak di Provinsi Aceh, khususnya ini sudah mulai beroperasi," terangnya.

Meskipun masih bersifat layanan dasar, upaya pembersihan dan pemenuhan bahan medis habis pakai serta penggantian alat kesehatan terus dikebut untuk dipenuhi di Aceh Tamiang.

Kemudian, per Senin kemarin, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir Sumatra bertambah 16 jiwa.

Dengan begitu, total rekapitulasi korban jiwa akibat banjir Sumatra menjadi 1.106 jiwa.

"Untuk korban jiwa meninggal di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, per hari ini Senin, itu mengalami penambahan, baik dari temuan, maupun hasil identifikasi yang sudah dilakukan per hari ini."

"Rekapitulasi jumlah total dari 1090 di hari Sabtu dan Minggu, (hari ini) bertambah 16 jiwa. Sehingga total per hari ini 1.106 jiwa."

"Tentu saja sekali lagi pemerintah, pemerintah daerah dan semua warga negara Indonesia mengucapkan simpati dan belasungkawa yang mendalam. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun," ucap Abdul.

Selanjutnya, untuk jumlah korban yang hilang hingga hari ini berkurang sepuluh orang.

Total, jumlah korban yang hilang akibat banjir Sumatra menjadi 175 jiwa.

Baca juga: Update Korban Bencana Banjir Sumatra, BNPB: Korban Meninggal 1.106, Korban Hilang Masih 175 Orang

"Kemudian untuk daftar nama yang masih dicari ini berkurang 10 jiwa, sehingga jumlah saudara-saudara kita yang masih dalam daftar pencarian berjumlah 175 jiwa," ungkap Abdul Muhari.

Terakhir, untuk pengungsi korban bencana Sumatra, per Senin hari ini jumlahnya berkurang, totalnya menjadi 502.570 jiwa.

"Sedangkan yang untuk mengungsi ini total per hari ini 502.570 jiwa," imbuhnya.

Ekonomi akan Bangkit

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved