Banjir Bandang di Sumatera
BNPB: Banjir Susulan Tidak Menambah Dampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
BNPB menyatakan banjir susulan yang sempat terjadi di sejumlah wilayah tidak menambah dampak bencana di Sumatera
Ringkasan Berita:
- Wilayah Sumatera sedang berada di puncak musim hujan
- Banjir susulan tidak menambah dampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- BNPB, BMKG, dan TNI terus melakukan operasi modifikasi cuaca
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan banjir susulan yang sempat terjadi di sejumlah wilayah tidak menambah dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari atau yang akrab disapa Aam menjelaskan saat ini sebagian besar wilayah Sumatera berada di puncak musim hujan.
Berdasarkan informasi dihimpun, sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar pada 25 November 2025 lalu, terdapat sejumlah wilayah terdampak bencana yang dilanda banjir susulan.
Wilayah itu antara lain Bireun dan Pidie Jaya di Aceh pada Rabu (24/12/2025).
Kemudian Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) di Sumatera Utara pada Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Alih Fungsi Lahan Berujung Bencana, Satgas PKH Selidiki Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Sumatera
Selanjutnya di Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu (14/12/2025).
Dia mengatakan hingga hari ini tidak ada penambahan korban atau dampak dari banjir susulan tersebut.
"Beberapa titik memang sempat terjadi hujan intensitas tinggi, ada beberapa kawasan yang mengalami banjir susulan, tetapi informasi yang kami dapatkan hingga hari ini tidak ada korban atau dampak yang menambah dari dampak yang sudah terjadi di peristiwa satu bulan yang lalu," ujar Aam dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Banjir Longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang disiarkan langsung di kanal Youtube BNPB Indonesia pada Kamis (25/12/2025).
Baca juga: Djamari Chaniago dan Kapolri Hadir di Gereja Katedral, Kirim Pesan Solidaritas untuk Sumatera
Aam menyatakan BNPB, BMKG, dan TNI terus melakukan operasi modifikasi cuaca.
Akan tetapi, lanjut dia, tidak semua kondisi cuaca bisa dilakukan modifikasi sesuai dengan yang diharapkan.
Hal itu, lanjut dia, karena saat ini sebagian wilayah Sumatera tengah berada pada puncak musim hujan.
"Namun hampir satu bulan kita melakukan operasi modifikasi cuaca, intensitas curah hujan sangat-sangat berkurang signifikan," ujarnya.
"Bahkan mungkin hari dengan hujan dibandingkan hari tanpa hujan di tiga provinsi ini dalam satu bulan terakhir itu lebih banyak hari tanpa hujannya, padahal kita ada pada puncak musim hujan," pungkasnya.
Data Korban Jiwa
Berdasarkan data rekapitulasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar di laman resmi BNPB, tercatat sebanyak 1.135 jiwa meninggal dunia hingga Kamis (25/12/2025) pukul 20.38 WIB.
Selain itu, BNPB mencatat sebanyak 173 jiwa hilang dan 489.600 jiwa mengungsi akibat bencana tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Abdul-Muhari-BNPB-3210.jpg)