27 Rajab 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Konversinya ke Kalender Masehi
27 Rajab 1447 H dalam kalender Islam jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 dalam penanggalan Masehi.
Ringkasan Berita:
- 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026, yang diperingati sebagai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
- Isra Miraj terdiri dari perjalanan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh.
- Peristiwa ini menetapkan kewajiban shalat lima waktu, sehingga umat Islam menyambut 27 Rajab dengan pengajian dan refleksi spiritual.
TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 27 Rajab memiliki makna penting bagi umat Islam karena sering dikaitkan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
Menjelang tahun 2026, banyak masyarakat mencari informasi mengenai 27 Rajab 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Masehi.
Berdasarkan konversi kalender Hijriah ke Masehi, 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.
Penetapan ini mengacu pada perhitungan kalender Islam yang umum digunakan secara global, meski dalam praktiknya bisa menyesuaikan dengan hasil rukyat di masing-masing wilayah.
27 Rajab dan peristiwa Isra Miraj
Dalam tradisi Islam, 27 Rajab sering dikaitkan dengan peristiwa Isra Miraj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.
Peristiwa ini dipandang sebagai salah satu momen penting dalam sejarah Islam.
Secara ringkas, Isra Miraj terdiri dari dua bagian:
- Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem
- Miraj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh
Peristiwa ini diabadikan dalam Surat Al-Isra ayat 1, yang menjelaskan perjalanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT.
Baca juga: Isra Miraj 2026 Tanggal Merah atau Bukan? Ini Penjelasan Resminya
Perjalanan Nabi Muhammad SAW
Dalam riwayat yang berkembang, Rasulullah SAW melakukan perjalanan Isra Mi’raj bersama Malaikat Jibril dalam keadaan sadar, bukan mimpi. Dalam perjalanan tersebut, beliau singgah di beberapa tempat dan melaksanakan shalat.
Beberapa lokasi yang disebutkan dalam perjalanan Isra:
- Madinah
- Madyan
- Thur Sina
- Baitul Lahm
- Masjidil Aqsa
Setelah itu, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Mi’raj, melewati tujuh lapis langit dan bertemu para nabi terdahulu, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS.
Salah satu hikmah utama dari peristiwa Isra Mi’raj adalah ditetapkannya kewajiban shalat lima waktu dalam sehari semalam.
Shalat menjadi fondasi ibadah umat Islam dan sarana untuk menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Karena itulah, mendekati tanggal 27 Rajab 2026, banyak umat Islam mempersiapkan diri dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian dan refleksi makna shalat dalam kehidupan sehari-hari.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Khusuknya-Ibadah-di-Masjidil-Haram_20251223_205432.jpg)