Profil dan Sosok
Profil Sahrin Hamid, Orang Dekat Anies Jadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat
Profil Sahrin Hamid, orang dekat Anies Baswedan yang menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026–2031.
Ringkasan Berita:
- Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
- Dalam Rakernas itu, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031.
- Sahrin Hamid merupakan orang dekat eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
TRIBUNNEWS.COM - Organisasi kemasyaakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Dalam Rakernas itu, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031.
Sahrin Hamid merupakan orang dekat eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Berikut rekam jejaknya.
Profil Sahrin Hamid
Sahrin Hamid, S.H. adalah seorang politikus asal Maluku Utara.
Sejak kecil ia mengenyam pendidikan di Kota Makassar.
Sahrin lulus SD pada tahun 1987, kemudian melanjutkan SMP dan SMA di Kota Makassar hingga lulus pada tahun 1993.
Ia lantas mengenyam pendidikan Diploma Satu (D1) di Bumi Hijrah Kota Tidore selama 1 tahun.
Sementara itu, pendidikan S1 ia tempuh di Unisba Kota Bandung, jurusan Ilmu Hukum.
Dari situ lanjut lagi ke Unija di Kota Jakarta dan lulus pada tahun 2002.
Selama di dunia politik, Sahrin Hamid pernah berkarier menjadi anggota DPR-RI Dapil Jawa Barat pada periode 2004-2009.
Ia juga sempat maju sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara berpasangan dengan Muhajir Albar pada Pilgub 2013.
Sahrin juga juga menjadi staf khusus Gubernur Maluku Utara pada tahun 2018.
Baca juga: Profil Ormas Gerakan Rakyat, Anies Resmi Jadi Anggota Kehormatan, Dapat KTA Nomor 0001
Jabatan sebagai Ketua Umum DPP BM-PAN pusat juga pernah ia emban pada tahun 2003-2006.
Dua tahun kemudian, pada tahun 2005 ia mendapatkan amanah untuk menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PAN pusat sampai 2010.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sahrin-hamid-di-kantor-tribun.jpg)