Senin, 27 April 2026

Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh

Hujan Lebat Guyur Posko SAR ATR 42-500 Pagi Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca di Pangkep

Hujan deras dan angin kencang hambat SAR ATR 42-500 di Bulusaraung, dua korban sudah ditemukan.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
Pesawat Jatuh - Hujan lebat turun di Posko SAR pesawat ATR 42-500 di Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan hari ini Selasa (20/1/2026). (Tangkapan Layar Video Humas Basarnas). 

Ringkasan Berita:
  • Hari keempat pencarian pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, diguyur hujan deras dan angin kencang. 
  • BMKG keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga siang. 
  • Dua korban telah ditemukan, namun evakuasi terkendala medan terjal dan kabut tebal.

TRIBUNNEWS.COM - Hujan deras disertai angin kencang mengguyur posko SAR pencarian pesawat ATR 42-500 di Desa Tompobulu, Pangkep, Selasa (20/1/2026) pagi.

BMKG pun mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi berlangsung hingga siang hari, menambah tantangan tim SAR dalam operasi evakuasi korban di lereng Gunung Bulusaraung.

Pada hari Selasa ini merupakan hari keempat Operasi SAR pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta - Makassar. Namun, kondisi cuaca kembali menjadi tantangan Tim SAR gabungan.

Sejak pagi, hujan deras dan angin kencang melanda posko SAR di Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan video yang diterima Tribunnews.com dari Humas Basarnas pada pukul 10.00 WIB, tampak sejumlah petugas SAR di Posko tengah menurunkan air yang sudah berkumpul di atas tenda Tim SAR.

Selain itu, berdasarkan video yang dibagikan di laman resmi media sosial Kantor SAR Makassar sejak pagi, tampak juga para petugas tengah berteduh di Posko tersebut dari angin kencang dan hujan lebat.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan Peringatan Dini Cuaca di Provinsi Sulawesi Selatan.

Di laman resminya, BMKG menyatakan cuaca berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada Selasa (20/1/2026) pukul 11.00 WITA. 

Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami cuaca tersebut di antaranya adalah di wilayah Kecamatan Balocci.

"Kondisi ini pun diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 13:00 WITA," tulis keterangan di laman resmi BMKG pada Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Tim SAR Temukan Dompet Korban Pesawat ATR 42-500, Isinya Uang & Kartu Identitas Hariyadi

 

Dua Korban Ditemukan

Tim SAR sebelumnya telah menemukan dua dari 10 orang yang menjadi korban  kecelakaan pesawat di Gunung Bulusarauang tersebut.

Satu orang korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan Tim SAR pada Minggu (18/1/2026) pukul 13.43 WITA.

Korban tersebut ditemukan di jurang sedalam 200 meter di kawasan puncak Gunung Bulusaraung.

Kemudian, satu orang korban lainnya berjenis kelamin perempuan ditemukan Tim SAR pada Senin (19/1/2026) pukul 14.00 WITA di jurang sedalam 500 meter dari titik diduga lokasi.

Namun demikian, Tim SAR masih mengupayakan proses evakuasi kedua korban tersebut ke Posko hingga saat ini.

Hal itu mengingat kondisi cuaca berupa hujan, angin kencang, dan kabut serta terjalnya medan menjadi tantangan.

Pesawat itu sebelumnya hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) lalu.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved