Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri
Pidato Prabowo di WEF, Ingin Hilangkan Kemiskinan Ekstrem dalam 4 Tahun
Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pemerintahannya bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem dalam kurun waktu empat tahun.
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pemerintahannya bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem dalam kurun waktu empat tahun.
- Prabowo juga mengaku terkejut dengan hasil survei dari Harvard University yang menyebut rakyat Indonesia sebagai yang paling bahagia.
- Meski begitu, Prabowo merasa sedih karena masih banyak warga yang belum memiliki akses air bersih hingga tidak memiliki kamar mandi.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pemerintahannya bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem dalam kurun waktu empat tahun.
Hal itu disampaikan Prabowo ketika berpidato pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
"Saya bertekad, dalam empat tahun ke depan kami akan memberantas kemiskinan ekstrem dan kami akan mengurangi kemiskinan secara keseluruhan. "
"Itulah misi hidup saya. Itulah misi di sisa hidup saya. Tak ada hal yang lebih terhormat, tak ada yang lebih menyenangkan dari mengurangi kemiskinan dan mengurangi kelaparan," ungkap Prabowo, dilansir YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo juga mengaku terkejut dengan hasil survei dari Harvard University yang menyebut rakyat Indonesia sebagai yang paling bahagia.
“Saya sendiri pun terkejut. Gallup, Gallup Poll, dan Harvard University melalui sebuah survei penelitian di ratusan negara menemukan bahwa Indonesia, rakyat Indonesia, adalah bangsa yang paling bahagia,” ujar Presiden Prabowo.
Meski begitu, Prabowo merasa sedih karena masih banyak warga Indonesia yang belum memiliki akses air bersih hingga tidak memiliki kamar mandi.
“Temuan ini, di satu sisi membesarkan hati, namun bagi saya juga terasa agak menyedihkan. Saya tahu masih banyak rakyat saya yang hidup di gubuk-gubuk."
"Banyak yang belum memiliki akses air bersih. Banyak yang tidak memiliki kamar mandi. Banyak yang hanya makan nasi dengan garam. Namun mereka tersenyum. Namun mereka punya harapan," jelasnya.
Kemudian, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun kepemimpinannya.
Pencapaian itu lebih cepat dari targetnya, yaitu Indonesia mampu swasembada beras dalam waktu empat tahun.
Baca juga: Tandatangani Board of Peace, Prabowo: Penderitaan Rakyat Gaza Sudah Sangat Berkurang
"Kami juga mencapai swasembada beras. Pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Produksi beras kami adalah yang tertinggi dalam sejarah Indonesia. Saya memberikan target untuk swasembada dalam empat tahun."
"Saya memberikan target kepada tim saya. Mereka melakukannya dalam waktu satu tahun. Saya yakin dalam empat tahun ke depan, kita akan swasembada produk pangan lainnya. Jagung, gula, protein," imbuh Prabowo.
Soroti Ketidakpastian Global
Prabowo juga mengatakan bahwa para pemimpin negara berkumpul di Davos ketika dunia sedang menghadapi ketidakpastian yang sangat besar.
"Hadirin sekalian, kita berkumpul di Davos pada masa penuh ketidakpastian yang besar," kata Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-saat-berpidato-dalam-World-Economic-Forum.jpg)