Selasa, 12 Mei 2026

TKA SD–SMP Dinilai Perbesar Peluang Murid Masuk Sekolah Lewat Jalur Prestasi

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026.

Tayang:
dok. pribadi
TKA SD SMP - Pengamat pendidikan Darmaningtyas. Ia menilai TKA merupakan asesmen penting yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi.  
Ringkasan Berita:
  • Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk murid kelas VI SD dan IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026.
  • Pengamat pendidikan Darmaningtyas menilai TKA penting sebagai asesmen tambahan yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi. 
  • Tanpa ujian nasional, rapor antar sekolah memiliki bobot berbeda, sehingga TKA menjadi standar penilaian yang sama.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026.

Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai TKA merupakan asesmen penting yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi. 

Menurutnya, TKA menjadi nilai tambah karena saat ini tidak ada lagi ujian nasional sebagai pembanding antar sekolah.

"TKA memang tidak wajib, tapi penting bagi siswa yang ingin masuk lewat jalur prestasi. Kalau hanya rapor, bobot nilainya bisa berbeda. Dengan TKA, bobotnya jadi sama," kata Darmaningtyas kepada wartawan, Minggu (25/1/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyebut TKA menjadi instrumen objektif dan terukur untuk seleksi jalur prestasi dalam sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Menurutnya, TKA memberi nilai tambah bagi murid yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi, sekaligus menjadi ukuran kemampuan akademik yang lebih adil di tengah perbedaan standar nilai rapor antar sekolah.

"Kami melihat TKA sebagai parameter tunggal yang adil untuk memvalidasi potensi siswa. Jalur prestasi selama ini sangat bergantung pada rapor, sementara standar penilaian antar sekolah berbeda-beda. Dengan TKA, siswa yang masuk jalur prestasi benar-benar memiliki kompetensi akademik yang sesuai," ujar Novian.

Ia menambahkan, TKA juga menjadi jembatan peluang bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang, termasuk dari daerah. 

“Hasil TKA yang baik menjadi bukti kompetensi yang diakui secara lebih luas. Ini memberi kepercayaan diri bahwa anak-anak berprestasi dari Sukabumi siap bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Dari sisi sekolah, TKA berperan penting dalam memastikan kesiapan akademik peserta didik. 

Sebagai asesmen nasional yang terpetakan dan akuntabel, TKA membantu sekolah memperoleh gambaran kemampuan awal siswa secara lebih objektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan. 

Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mendorong TKA tidak hanya menjadi alat seleksi masuk sekolah, tetapi juga instrumen pemetaan kemampuan siswa.

"Hasil TKA akan kami gunakan sebagai data evaluasi untuk melihat kompetensi yang sudah kuat dan bagian yang perlu diperkuat,” kata Novian.

TKA SD-SMP

  • Rangkaian TKA SD dan SMP tahun 2026 dimulai dengan pendaftaran yang dibuka 19 Januari-28 Februari 2026. 
  • Setelah itu, peserta mengikuti tahap simulasi pengenalan sistem dan bentuk asesmen. Simulasi TKA SMP dilaksanakan 23 Februari–1 Maret 2026 dan simulasi TKA SD pada 2–8 Maret 2026. 
  • Tahap persiapan ditutup dengan gladi bersih TKA SD dan SMP pada 9–17 Maret 2026.
  • Pelaksanaan TKA dijadwalkan bertahap sesuai jenjang, yakni TKA SMP pada 6–16 April 2026 dan TKA SD pada 20–30 April 2026.
  • Bagi peserta yang berhalangan hadir, TKA susulan disediakan pada 11–19 Mei 2026.
  • Selanjutnya, pengolahan hasil TKA dilakukan pada 20–24 Mei 2026 dan pengumuman hasil resmi akan disampaikan pada 25 Mei 2026.
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved