Perayaan Natal dan Kunci Taong Kawanua 2026 Teguhkan Iman dan Persaudaraan di Perantauan
Perayaan Natal dan Kunci Taong Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) 2026 menjadi momentum penting peneguhan iman
Ringkasan Berita:
- Perayaan Natal dan Kunci Taong KKK 2026 menjadi momentum penguatan iman dan persaudaraan Tou Kawanua di perantauan.
- Acara di Balai Samudera Jakarta diisi ibadah syukur serta pertunjukan seni-budaya khas Minahasa, seperti Kabasaran, Kolintang, Masamper, hingga hiburan musik, sebagai upaya menjaga akar tradisi dan kebersamaan komunitas.
- Dihadiri sekitar 4.500 peserta, para tokoh menekankan persatuan, nilai luhur, dan peran generasi muda.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perayaan Natal dan Kunci Taong Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) 2026 menjadi momentum penting peneguhan iman sekaligus penguatan persaudaraan Tou Kawanua di perantauan.
Adapun KKK adalah wadah bagi masyarakat Kawanua, Minahasa, Sulawesi Utara di perantauan untuk berhimpun, berpendapat, berkarya dan berinteraksi
Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Kasih Kristus Sempurna bagi Kita dalam Menjaga Akar, Menyatukan Hati, dan Menjadi Cahaya”, kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta.
Ketua Panitia Pelaksana Natal dan Kunci Taong KKK 2026, Fernando Rorimpandey, menegaskan bahwa perayaan ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni tahunan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang pemulihan iman dan penguatan identitas Kawanua. Karena itu, seluruh persiapan kami kawal secara langsung,” ujar Fernando yang didampingi Bendahara Panitia Erwin Karouw, dikutip Senin (2/2/2026).
Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukuran, dilanjutkan bazar hiburan serta gelar seni dan budaya khas Kawanua, seperti Kabasaran, Kolintang, Makaruayen, Masamper, dan Katrili.
Kekayaan budaya ini menjadi simbol kuat menjaga akar tradisi di tengah kehidupan
perantauan.
Perayaan semakin semarak dengan penampilan Dirly Sompie, Randy Lapian, Nafiri Choir, GP Choir, Adelin T. Lapian, Angel Punaji, Reigen Sigarlaki, serta special performance Tonny Wenas.
Fernando turut mengajak seluruh keluarga besar Kawanua di Jabodetabek dan sekitarnya untuk menjadikan Natal dan Kunci Taong sebagai ruang kebersamaan dan persatuan.
“Momentum ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang merawat akar, memperkuat iman, dan menjaga persatuan Kawanua di mana pun berada,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPP Kerukunan Keluarga Kawanua, Angelica Tengker, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan hati bagi seluruh Tou Kawanua.
“Kegiatan ini merupakan momentum pesan sebagai ruang perjumpaan hati, ruang untuk mempererat tali persaudaraan Tou Kawanu agar kita saling menguatkan, dan untuk kembali menghidupi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.
Pesan kebangsaan dan regenerasi juga disampaikan Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan
yang mewakili para tua-tua Kawanua.
Dia menyoroti pentingnya motivasi, inovasi, serta peran generasi muda Kawanua sebagai agen perubahan tanpa meninggalkan nilai iman dan budaya di tengah tantangan zaman.
Perayaan Natal dan Kunci Taong KKK 2026 dihadiri sekitar 4.500 peserta, baik secara langsung maupun melalui siaran langsung daring, dan berlangsung dalam suasana penuh damai, kebersamaan, serta sukacita iman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/natal-MKK.jpg)