paskah
Paskah Nasional 2026 Digelar di Manado, Jadi Simbol Toleransi dan Persatuan Bangsa
Paskah Nasional 2026 di Manado jadi momentum memperkuat kerukunan, perdamaian, dan persatuan bangsa.
Ringkasan Berita:
- Paskah Nasional 2026 digelar di Pohon Kasih, Megamas, Manado pada Rabu (8/4/2026).
- Acara ini diinisiasi GMIM bersama gereja-gereja Sulut dan didukung negara.
- Ketua PP Gekira Nikson Silalahi menegaskan perayaan ini membawa pesan perdamaian, persatuan, serta memperkokoh toleransi antarumat beragama di Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM - Paskah Nasional 2026 akan digelar di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, Sulawesi Utara pada Rabu (8/4/2026).
Perayaan berskala nasional ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerukunan dan persatuan antarumat beragama di Indonesia.
Ketua Pengurus Pusat (PP) Gekira, Nikson Silalahi, menegaskan bahwa pelaksanaan Paskah Nasional yang diinisiasi oleh GMIM bersama gereja-gereja di Sulawesi Utara mendapat dukungan penuh dari negara.
"Kita tidak perlu mempersoalkan karena kepanitiaan diakui negara. Apalagi, penggagasnya adalah Pak Hashim, Ketua Dewan Pembina Gekira," kata Nikson kepada media, Selasa (7/4/2026) malam.
Ia menyebut sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh nasional dipastikan hadir dalam perayaan tersebut.
Di antaranya Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Menurut Nikson, Paskah Nasional menjadi simbol penting dalam memperkokoh kerukunan umat beragama, khususnya di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tinggi.
"Ini berkat bagi Sulawesi Utara. Membawa pesan dari daerah yang dikenal toleran. Momen meningkatkan kesadaran untuk bersimpati dan berempati," ujarnya.
Nikson juga menekankan bahwa perayaan Paskah harus menjadi titik balik dalam kehidupan umat, tidak sekadar seremoni tahunan.
"Jangan sampai ada orang setelah mengikuti Paskah tidak ada perubahan diri. Kita harus menjadi jalan berbagi dan kepedulian bagi yang butuh bantuan," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PP Gekira, Melki Suawah, menilai Paskah Nasional 2026 menjadi bukti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap Sulawesi Utara.
Ia menyoroti kehadiran Hashim Djojohadikusumo sebagai bagian dari dukungan tersebut.
"Paskah Nasional, kehadiran Pak Hashim membawa banyak dampak positif bagi daerah ini. Selain itu, ada pesan yang disampaikan, perdamaian dan persatuan bangsa," kata Melki.
Sejak pagi hari pelaksanaan, ribuan peserta dari berbagai daerah mulai memadati kawasan Megamas. Aparat keamanan turut disiagakan, sementara rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Paskah Nasional 2026 diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jemaat serta tamu undangan dari berbagai wilayah.
Selain sebagai perayaan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat kohesi sosial, semangat kebangsaan, dan nilai toleransi di tengah keberagaman Indonesia.
(TribunManado/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Paskah-Nasional-2026-di-Manado-jadi-momentum-memperkuat-kerukunan.jpg)