Selasa, 19 Mei 2026

Prabowo Temui 'Tokoh Oposisi', Pengamat Menyambut Baik: Harus Diapresiasi

Pengamat politik Adi Prayitno menanggapi positif pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah "tokoh oposisi".

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Pengamat politik Adi Prayitno menyambut baik pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah "tokoh oposisi".
  • Adi berkata dalam pertemuan itu pemerintah pasti berdialog tentang isu-isu yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
  • Dia berharap pemerintah akan makin sering mengundang para tokoh di luar kekuasaan demi mendapat masukan.

TRIBUNNEWS.COM – Adi Prayitno, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, menyambut baik pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah orang yang dianggap sebagai tokoh oposisi di Tanah Air.

Pertemuan itu dilangsungkan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat malam, (30/1/2026). Para tokoh yang hadir di antaranya eks Kabareskrim Susno Duadji, eks Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu, peneliti senior BRIN Siti Zuhro, dan eks Ketua KPK Abraham Samad.

“Pertama, ini adalah sikap yang cukup positif di mana Presiden mewakili pemerintah pastinya berdialog secara penting, secara signifikan, untuk menyampaikan gagasan-gagasan besar,” kata Adi di kanal YouTube miliknya, Senin, (2/2/2025).

Gagasan besar itu, menurut Adi, adalah program-program populis, termasuk program-program yang dinilai diluncurkan untuk menyejahterakan rakyat pada masa mendatang. Adi menyampaikan ketika terjadi pertemuan antara pemerintah dan pihak oposisi, ada mutual understanding atau saling pengertian di antara kedua belah pihak.

“Ada diskusi. Ada dialog. Tentunya ada hal-hal yang kemudian bisa diramu sebagai way-out sebenarnya untuk mencari apa saja yang perlu diformulasikan terkait isu-isu politik, ekonomi, dan hukum.”

Ada berujar sikap pemerintah yang menginisiasi pertemuan itu harus diapresiasi. Menurut dia, pemerintah telah membuka hati, pikiran, dan ruang dialog kepada tokoh-tokoh yang berada di luar kekuasaan.

Mengenai apa yang dibicarakan oleh pemerintah dan para tokoh oposisi, Adi menyebut tidak ada penjelasan secara eksplisit dari pemerintah. Namun, sejumlah tokoh itu sudah membocorkannya.

“Abraham Samad misalnya bicara tentang komitmen pemerintah terkait dengan supremasi hukum terutama soal pemberantasan korupsi,” kata Adi.

Sementara itu, Said Didu melalui akun media sosialnya menyebut bahwa pertemuan itu membicarakan reformasi Polri dan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian.

Adapun Siti Zuhro dalam pertemuan itu menyinggung wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD.

PETA ELEKTORAL - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat Rilis Temuan Survei Parameter Politik Indonesia bertajuk Peta Elektoral Pilkada Jateng 2024 secara daring pada Kamis (22/6/2023).
PETA ELEKTORAL - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat Rilis Temuan Survei Parameter Politik Indonesia bertajuk Peta Elektoral Pilkada Jateng 2024 secara daring pada Kamis (22/6/2023). (Tribunnews.com/ Gita Irawan)

Lalu, pengamat itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut pasti membahas sesuatu yang sedang terjadi, viral, dan menjadi perhatian besar masyarakat. Sesuatu itu misalnya komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Adi berkata sejak Prabowo menjabat, ada banyak kasus-kasus korupsi besar yang terbongkar.

Baca juga: Susno Duadji Ungkap Pertemuan dengan Prabowo, Siti Zuhro Beri Masukan soal Sistem Pilkada

“Kita tahu bahwa setelah satu tahun pemerintahan Pak Prabowo dan Gibran, salah satu tingkat kepuasan publik yang cukup tinggi adalah soal pemberantasan korupsi. Itu rapornya cukup bagus,” tutur Adi.

Pertemuan itu, menurut Adi, menunjukkan bahwa Prabowo telah membuka tangan selebar-lebarnya kepada pihak oposisi. Adi berharap pemerintah nantinya akan makin sering mengundang tokoh-tokoh yang kerap mengkritik pemerintah supaya mendapat lebih banyak feedback atau masukan.

Mensesneg: Bukan tokoh oposisi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa tokoh yang bertemu dengan Prabowo bukanlah tokoh oposisi, melainkan tokoh nasional.

"Bukan, bukan tokoh oposisi. Tapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing," ujar Prasetyo sebelum acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, (2/2/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved