Selasa, 19 Mei 2026

Google Doodle Curling Muncul Jelang Olimpiade Musim Dingin 2026, Apa Itu Curling?

Google Doodle menampilkan permainan curling menjelang Olimpiade Musim Dingin 2026 yang akan berlangsung di Milan dan Cortina.

Tayang:
Google Doodle
GOOGLE DOODLE - Tangkap layar tampilan Google Doodle Curling Rabu (4/2/2026) yang muncul jelang Olimpiade Musim Dingin 2026. Google Doodle menampilkan permainan curling menjelang Olimpiade Musim 2026, yang akan berlangsung di Milan dan Cortina, menghadirkan 16 cabang olahraga termasuk curling, dengan upacara pembukaan 6 Februari dan penutupan 22 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Google Doodle menampilkan permainan curling menjelang Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
  • Curling adalah olahraga musim dingin di atas es, dimainkan dengan meluncurkan batu granit menuju target "house" dan mengandalkan strategi, kerja tim, serta presisi.
  • Olimpiade Musim Dingin 2026 akan berlangsung di Milan dan Cortina, menghadirkan 16 cabang olahraga termasuk curling, dengan upacara pembukaan 6 Februari dan penutupan 22 Februari 2026.

 

TRIBUNNEWS.COM - Google menghadirkan Doodle interaktif bertema olahraga pada hari ini Rabu (4/2/2026).

Kali ini, Google Doodle menampilkan permainan Curling yang muncul menjelang Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.

Kehadiran Google Doodle Curling ini menarik perhatian warganet, terutama karena olahraga tersebut belum terlalu populer di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Apa Itu Curling?

Melansir World Curling, curling adalah olahraga tim yang dimainkan di atas es, di mana dua tim secara bergantian meluncurkan batu yang terbuat dari granit menuju target, yang dikenal sebagai "house".

Ini adalah olahraga musim dingin Olimpiade dan Paralimpiade dengan kategori medali untuk Putri, Putra, Ganda Campuran, dan tim Kursi Roda campuran.

Curling dimainkan di atas jalur es yang sangat panjang yang disiapkan secara khusus yang disebut Sheet.

Lapangan es curling memiliki panjang lebih dari 45 meter dan lebar maksimal lima meter.

Di setiap ujung lapangan terdapat dua lingkaran yang menyerupai target "house".

Setiap "house" terdiri dari empat cincin yang membantu menentukan batu curling mana yang paling dekat dengan pusat, yang biasa dikenal sebagai "Button".

Saat bergerak, batu akan melengkung di permukaan es.

Baca juga: Google Doodle Tahun Baru 2026, Menyambut Perayaan New Years Eve

Saat melempar batu, pemain akan memutar batu searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam.

Dengan menerapkan rotasi, dan membuat batu melengkung di atas es yang berbatu, pemain memiliki kontrol lebih besar atas tempat batu berhenti.

Tim curling terdiri dari empat pemain, sedangkan variasi ganda campuran dari olahraga ini terdiri dari tim yang beranggotakan dua pemain, satu perempuan dan satu laki-laki.

Dalam curling putri, putra, dan kursi roda, tim juga dapat memiliki pemain kelima yang dikenal sebagai Alternate, pemain pengganti.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved