Kasus Dugaan Korupsi di Kemendikbud
Sosok Fiona Handayani, Eks Stafsus Nadiem yang Ditakuti Pegawai Kemendikbud, Pernah Jadi Staf Ahok
Fiona Handayani, Staf Khusus Mendikbud era Nadiem Makarim disebut sebagai sosok yang ditakuti. Ia mengaku memiliki IQ 147.
Ringkasan Berita:
- Fiona mengaku dirinya memiliki IQ mencapai angka 147
- Pernah jadi tim Gubernur DKI era Ahok
- Fiona disebut terdakwa sebagai sosok yang ditakuti
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fiona Handayani, Staf Khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) era Nadiem Makarim menjadi sorotan hakim dalam sidang kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Hakim anggota Sunoto mengamati bagaimana Fiona memberikan jawaban saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang terdakwa Sri Wahyuningsih, Direktur SD Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020–2021; dan Mulatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020.
Fiona disebut Sunoto mampu memberikan jawaban yang cepat.
"Dari beberapa saksi yang saya perhatikan, saudara kelihatan tenang, lugas, cepat begitu," kata Sunoto dalam sidang.
Hal tersebut membuat Sunoto penasaran, hingga akhirnya bertanya soal Intelligence Quotient (IQ) yang dimiliki Fiona dalam sidang.
"Jadi kalau saya boleh tahu IQ-nya berapa?" tanya hakim Sunoto.
Baca juga: Hakim Cecar Eks Stafsus Nadiem Makarim Soal Chromebook Tidak Cocok Karena Terlalu Mengunci
Mendengar pertanyaan hakim, Fiona mengaku dirinya memiliki IQ mencapai angka 147.
Mendengar hal tersebut, hakim pun terkesan.
"Wow sangat superior ya, kan sudah di atas 130. Jadi kalau diajak bicara fisika kuantum nyambung saudara?" tanya hakim.
Mendengar pertanyaan hakim, Fiona mengaku dirinya tidak menguasai fisika kuantum.
Baca juga: Hakim Singgung IQ 147 Eks Stafsus Nadiem Makarim, Tapi Kerap Lupa Saat Ditanya di Sidang Chromebook
Sunoto pun menyinggung saksi Fiona yang berpikir cepat, tetapi kerap menyatakan lupa saat menjawab sejumlah pertanyaan di persidangan.
"Orang bisa diajak bicara itu manakala IQ-nya itu ya 130 ke atas, makanya saya perhatikan tadi Saudara tap, tap, tap. Tapi banyak lupanya," tanya Sunoto.
Menanggapi hal tersebut, Fiona mengatakan bahwa dirinya memang sering lupa.
"Harusnya kalau sudah IQ segitu memorinya tajam, nggak ada istilah lupa itu enggak ada," ucap hakim Sunoto.
Sosok Fiona Handayani
Fiona Handayani merupakan lulusan Teknik Industri ITB dan Magister Inovasi Sosial dan Kewirausahaan Northwestern University.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Fiona-Handayani-stafsus-nadim-e.jpg)