Fakta Kasus Gajah Riau: Kepala Tak Hilang, Setengahnya Dipotong Demi Gading
Gajah Sumatera yang mati ditemukan di Pelalawan, Provinsi Riau, ternyata masih memiliki setengah kepala, ia diburu diambil gadingnya
Ringkasan Berita:
- Fakta di balik kasus kematian seekor gajah Sumatera yang ditemukan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau
- Gajah tersebut diketahui berasal dari kantong gajah Tesso Tenggara, ia diduga kuat menjadi korban perburuan liar
- Dokter hewan BBKSDA Riau, drh Rini Deswita, mengatakan kepala gajah sengaja dipotong hingga setengah bagian dengan tujuan mengambil gadingnya.
TRIBUNNEWS.COM - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengungkap fakta di balik kasus kematian seekor gajah Sumatera yang ditemukan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Kepala gajah tersebut dipastikan tidak hilang, melainkan sengaja dipotong hingga setengah bagian dengan tujuan mengambil gadingnya.
Berdasarkan pemeriksaan, bagian kepala gajah meliputi mata, belalai, dan gading, diduga dipotong menggunakan senjata tajam.
"Jadi sebenarnya bukan kepala yang hilang, tetapi dipotong setengah bagian menggunakan senjata tajam. Tujuannya diduga kuat untuk mengambil gading," kata dokter hewan BBKSDA Riau, drh Rini Deswita, saat ekspos kasus di Polda Riau, Jumat (6/2/2026) dikutip Tribun Pekanbaru.
Kepastian itu disampaikan setelah tim melakukan pemeriksaan medis langsung di lokasi penemuan bangkai gajah.
Peluru Bersarang di Kepala
Selain bekas luka akibat senjata tajam, petugas juga menemukan proyektil peluru yang masih bersarang tepat di bagian tengkorak gajah.
Dokter Rini, menjelaskan bahwa tembakan diarahkan tepat ke bagian dahi gajah dan diduga menjadi titik fatal yang menyebabkan kematian.
Dengan demikian, ia memastikan gajah tersebut mati akibat luka tembak.
"Proyektil masih berada di dalam tengkorak dan tengkorak masih menyatu dengan leher. Jadi dapat dipastikan ini adalah luka tembak langsung," ujar dokter Rini.
Berdasarkan hasil pengukuran, gajah tersebut memiliki panjang tubuh sekitar 286 sentimeter dan diperkirakan berusia lebih dari 40 tahun.
Baca juga: Menunggu Kejutan Partai Gajah, Disebut Akan Ada Banyak Kader Parpol Lain Gabung ke PSI
Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, bangkai gajah kemudian dikuburkan di lokasi penemuan.
Korban Perburuan Liar
Gajah tersebut diketahui berasal dari kantong gajah Tesso Tenggara, ia diduga kuat menjadi korban perburuan liar.
Dari pemeriksaan, gajah itu diperkirakan telah mati lebih dari 10 hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Kini kasus yang terlanjur viral ini ditangani oleh aparat kepolisian bersama BBKSDA Riau.
Polisi tengah menyelidiki kasus ini serta memburu pelaku pembunuh gajah Sumatera.