Prabowo Sudah 3 Kali Singgung Soal Otoriter, Sinyal atau Sekadar Candaan?
Eks Danjen Kopassus itu kemudian menyinggung adanya kelompok-kelompok yang kerap mengeluhkan kepemimpinannya ini yang disebut-sebut bersikap otoriter.
"Saya kalau malam-malam suka buka podcast-podcast, kadang-kadang dongkol juga ya apa ini, tapi saya catat oh oke," kata Prabowo.
Presiden membantah apa yang disebutkan dalam podcast tersebut. Terutama yang menyebut dirinya otoriter.
Meskipun demikian Presiden tidak menjelaskan podcast apa yang dimaksud.
"Jadi malam-malam saya buka, apa iya ya, apa memang saya otoriter? Rasanya nggak sih. Jadi ini bagus koreksi ini baik," kata Prabowo.
Prabowo kemudian berbicara mengenai cara menghadapi fitnah. Menurut Presiden jangan terlalu khawatir apabila mendapatkan fitnah.
Prabowo mengaku dirinya dulu sempat terpuruk karena mendapatkan fitnah. Ia lalu berkonsultasi dengan gurunya.
Menurut Prabowo gurunya tersebut lalu memberikan petuah yang ingin ia sampaikan kepada generasi muda.
Baca juga: Sarmuji Minta Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Tak Serang Kader yang Berada di Kabinet Prabowo
"Jangan, jangan kecil hati, engkau difitnah berarti engkau diperhitungkan, engkau difitnah berarti engkau ditakuti, 'lho, kok takut sama ya?' ya, engkau difitnah berarti kau disuruh hati-hati, jadi ini angkat tangan yang ingin jadi presiden nggak apa-apa bagus tapi jadi presiden yang benar, jangan takut dikoreksi," kata Prabowo.