Bahlil Dorong Transformasi Partai Golkar, Dimulai dari Menghidupkan Kaderisasi
Bahlil menegaskan, transformasi partainya harus dimulai dari menghidupkan kaderisasi sebagai fondasi utama menghadapi Pemilu 2029.
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa transformasi partai harus dimulai dari penguatan kaderisasi sebagai fondasi utama menghadapi Pemilu 2029.
- Arahan ini disampaikan melalui Sekretaris Akademi Partai Golkar, M. Arief Rosyid Hasan, yang menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh, mulai dari struktur, ideologi, hingga membangun partai yang mandiri, demokratis, solid, dan responsif terhadap rakyat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan, transformasi partainya harus dimulai dari menghidupkan kaderisasi sebagai fondasi utama menghadapi Pemilu 2029.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Akademi Partai Golkar, M. Arief Rosyid Hasan, yang menyebut arahan Bahlil tersebut menjadi landasan pembenahan menyeluruh di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
“Golkar sedang bertransformasi dan transformasi itu dimulai dari kader. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Partai Golkar melakukan pembenahan menyeluruh seperti memperkuat struktur, memperkokoh ideologi, dan membangun partai yang mandiri, demokratis, solid, serta responsif terhadap denyut nadi rakyat,” kata Arief kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Wakil Ketua Umum DPP AMPI itu, agenda besar tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
"Akademi Partai Golkar hadir bukan sekadar sekolah partai, melainkan kawah candradimuka kepemimpinan nasional; tempat lahirnya kader ideologis, militan dalam pengabdian, dan progresif dalam gagasan,” ujarnya.
Arief menekankan bahwa politik bukan semata tentang kekuasaan, melainkan tentang mempersiapkan masa depan bangsa.
Kepemimpinan Akademi Golkar sendiri merupakan kombinasi energi generasi muda dan kebijaksanaan tokoh senior seperti Hajriyanto Thohari, yang memperkuat fondasi intelektual dan kebangsaan.
“Kalau bahasanya Ketum Bahlil, dimensi kesinambungan dan dimensi pembaharuan. Jadi paket lengkap gitu ya. Saya kira, Golkar harus menjadi rumah besar bagi anak muda Indonesia yang ingin mengabdi dengan integritas, kapasitas, dan keberanian berpikir maju, sesuai dengan cita-cita Ketum kita,” ucapnya.
“Melalui Akademi Partai Golkar ini, kita ingin melahirkan kader yang ideologis dalam pijakan, loyal dalam perjuangan, adaptif dalam perubahan, dan berkarya nyata untuk rakyat. Kaderisasi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan demokrasi dan bangsa. Sesuai arahan Ketum, kita jemput potensi orang muda dan menangkan sebanyak-banyaknya kursi di Pemilu 2029,” tandasnya.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia melantik dan mengukuhkan pengurus Akademi Partai Golkar. Bahlil menunjuk Hajriyanto Y Thohari sebagai Direktur Akademi Partai Golkar dan Arief Rosyid Hasan sebagai Sekretaris Akademi Partai Golkar, juga teman-teman Aktivis Cipayung sebagai pengurus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/akademi-golkar-skld.jpg)